
Mimbar Maritim – Jakarta
Apresiasi tersebut disampaikan Panglima saat kaji ulang dan briefing akhir sekaligus acara penutupan, yang dilaksanakan melalui video teleconference di Mako Kolinlamil, Senin (27/4/2020).
Latihan ini merupakan uji doktrin operasi bantuan kemanusiaan dalam rangka operasi militer selain perang (OMSP) dengan melibatkan kesehatan gabungan TNI dan satuan samping BPBD dan KKP.
Oleh karena itu penyelenggaraan latihan ini untuk mengukur kesiapsiagaan, kemampuan serta kehandalan prajurit dan alutsista agar mencapai tingkat kesiapan operasional untuk penanganan dampak covid-19.

Ia mengharapkan latihan penanggulangan Covi-19 dapat tercipta kesamaan persepsi dan pola tindak dalam menghadapi kemungkinan timbulnya perintah. Untuk melaksanakan operasi angkutan laut yang dapat diterapkan saat dibutuhkan dalam mendukung pemerintah menanggulangi Covid-19.
Latihan penangulangan dampak Covid-19 di Kolinlamil resmi ditutup, setelah sebelumnya Kamis (23/4/2020) para peserta melaksanakan praktek lapangan, dengan skenario melakukan evakuasi prajurit yang terindikasi terkena virus covid-19 di KRI Banjarmasin dengan menggunakan crewboat.

Dalam acara tersebut, Kepala Staf Kolinlamil menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada pihak-pihak yang membantu terselenggaranya latihan tersebut dari Paban III Sopsal, Kolatarmada I, Kepala BPBD Provinsi DKI Jakarta dan Kepala KKP Tanjung Priok.(Redaksi MM)
