
Mimbar Maritim – Jakarta
Dalam Vicon tersebut, Tim inspeksi Pushidrosal yang dipimpin Direktur Operasi Survei dan Pemetaan (Diropssurta) Kolonel Laut (KH) Dr. Haris Djoko Nugroho, M.Si dan Kepala Dinas Hidrografi (Kadishidro) Kolonel Laut (KH) Ir. Abdul Aziz Muttaqim, menerima paparan dari Katim Survei Pushidrosal Letkol Laut (P) Agus Sutomo mengenai perkembangan pelaksanaan survei di perairan Palopo, yang meliputi area, waktu, maupun metode survei yang dilaksanakan.
Dalam Vicon hari pertama, Tim Inspeksi melakukan evaluasi dan melihat keakuratan data survei yang sudah dihasilkan. Hal ini bertujuan agar akuisisi serta kualitas kontrol data hidro-oseanografi di lapangan sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan oleh International Hydrographic organization (IHO). Sehingga data yang dihasilkan akurat, mutakhir, terpercaya dan yang tidak kalah pentingnya adalah guna peningkatan Category Zone Of Confident (CatZoc).

Menurut Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI AL (Kapushidrosal) Laksamana Muda TNI Dr. Ir. Harjo Susmoro, S.Sos., S.H., M.H., selama masa pandemik Corona, kegiatan Pushidrosal, baik itu inspeksi survei Pushidrosal, maupun kegiatan-kegiatan lain seperti rapat koordinasi dengan Kementerian dan Lembaga dilakukan dengan menggunakan sarana Video Conference.
Hal ini dilakukan sesuai dengan anjuran pemerintah untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19.
Survei Hidro-oseanografi di perairan Palopo bertujuan untuk memutakhirkan data batimetri di perairan Palopo Teluk Bone dan publikasi nautika. Yang nantinya digunakan untuk updating peta laut Indonesia No.138.
Selain itu, data yang diperoleh digunakan untuk peningkatan Category Zone Of Confident (CatZoc), ini dikarenakan data batimetri pada perairan tersebut terakhir di survei pada tahun 1903. Dengan kerjasama yang saling menguntungkan data yang diperoleh dari hasil survei hidro-oseanografi Pushidrosal dapat digunakan oleh Pemda setempat.
“Untuk perencanaan tata ruang di laut dan pembuatan peta Tematik pengelolaan sumberdaya kelautan. Sebagai bentuk sumbangsih Pushidrosal terhadap pembangunan kelautan.(Ody-01).
