
Mimbar Maritim – Lampung
PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Panjang bertempat di Kantor Karantina Pertanian Kelas I Panjang, Kamis (30/4/2020) melalui Video Conference bersama dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil melakukan pelepasan ekspor serentak produk Pertanian asal Provinsi Bandar LampungProduk ekspor asal Lampung tersebut diantaranya Kopi, Pisang, Nanas, Cabai Jamu/Cabai Jawa (Long Paper) oleh Kepala Balai Karantina Pertanian Kelas I Bandar Lampung Muh Jumadh.
Pelepasan ekspor tersebut dihadiri dihadiri oleh Kepala Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan Kelas I Panjang diwakili oleh Kabid Lalu Lintas dan Usaha Kepelabuhan Hot Marojahan Hutapea, General Manager IPC Panjang Drajat Sulistyo, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC TMP B) Bandar Lampung Esti Wiyandari, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Lampung.

Dengan rincian Kopi sebanyak 108.000 Kg, Pisang dan Nanas sebanyak 562.104 Kg, Cabai Jamu/Cabai Jawa sebanyak 14.000 Kg, total Komoditi Ekspor sebesar 684.104 Kg dengan nilai ekonomi sebesar 6,6 Miliar Rupiah.
Sedangkan perusahaan produsen penghasil Produk tersebut adalah PT Need Coffee Indonesia, PT Great Giant Pineaple dan PT PARACHA IMPEX. Selain Lampung kegiatan ini juga dilakukan oleh 9 wilayah Karantina Pertanian diantaranya : Denpasar, Belawan, Semarang, Soekarno Hatta, Tanjung Priok, Makassar, Balikpapan dan Surabaya jumlah total keseluruhan mencapai 28.000 Ton dengan nilai ekonomi mencapai Rp. 753,6 Miliar ke 43 Negara dan ragam Komoditas mencapai 166 jenis.

“Hal ini, tidak lepas dari peran dan dukungan berbagai unsur Instansi Pemerintahan guna tetap menjaga mata rantai Logsitik di Provinsi Bandar Lampung,” katanya.(Ody-01).
