
Mimbararitim.com (Jakarta)
Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan terus berbenah terbukti dengan dilaksanakannya Diseminasi Penataan Organisasi dan Tata Kerja pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan terbitnya Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 16 Tahun 2023 tentang Perubahan keempat atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM.36 Tahun 2012 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan. Dimana ada beberapa peningkatan pelabuhan salah satunya pelabuhan Marunda yang naik kelas nya menjadi Kelas II.
Pelabuhan Marunda yang beberapa tahun kebelakang sempat viral di Media Sosial terkait dengan adanya beberapa isu Lingkungan sehingga salah satu Pelabuhan di Marunda – Jakarta Utara yaitu Pelabuhan Umum Karya Citra Nusantara yang ditutup pada awal bulan Juli 2022 oleh Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta hingga saat ini.
Kondisi ini sangat berdampak terhadap operasional Pelabuhan Marunda secara umum, namun dibawah kepemimpinan Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Marunda Patrick Pardede, S.S.iT, M.M.Tr mulai serah terima jabatan sesuai sejak tanggal 17 Juni 2022.
“Pelabuhan Marunda kini tampil sebagai Pelabuhan Curah yang ada di ujung sebelah Utara Kota DKI Jakarta dengan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) nya pada tahun 2021 sebesar Rp. 24.809.943.897,- (dengan target capaian 122 %) dan akhir Tahun 2022 sebesar Rp. 23.410.585.448,- (mencapai 101 % dari jumlah target capaian) dan pada tahun 2023 target PNBP Pelabuhan Marunda menurun diangka 20.315.439.000,- dikarenakan salah satu Pelabuhan di Marunda masih ditutup dan masih proses melengkapi persyaratan Dokumen di Kementerian Lingkungan Hidup,” demikian disampaikan Kepala KSOP Kelas IV Marunda Patrick Pardede kepada Mimbar Maritim saat bincang-bincang diruang kerjanya, Rabu (14/6/2023).
Patrick menyebutkan hingga bulan Mei ini PNBP yang sudah dicapai sebesar Rp. 9.440.270.778,- (mencapai 46 % dari jumlah target capaian) hal ini dapat dicapai dengan semangat kerja keras antara regulator dan operator pelabuhan serta stakeholder yang ada di pelabuhan Marunda.
Ia menambahkan penataan sektor kepelabuhanan yang saat ini masih berjalan dan peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi prioritas kinerja Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Marunda. Sehingga akan dapat meningkatkan PNBP bagi negara serta terciptanya iklim pelabuhan yang tertib, aman dan nyaman serta kecepatan proses bongkar muat.
Atas kenaikan Kelas dan pelayanan yang baik dilakukan Kantor KSOP Kelas II Marunda selama ini, sebagai bentuk apresiasi dari asosiasi para pengguna jasa kepelabuhanan dan stakeholder lainnya pun berdatangan memberikan ucapan selamat melalui karangan bunga di Pelabuhan Marunda diantaranya DPC INSA JAYA, DPW ISAA dan asosiasi lainya. Hal ini menandakan antusiasme atas kenaikan kelas terkait pelayanan yang baik diberikan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas II Marunda.(MM-01).
