


Mimbarmaritim. Com – Tanjung Priok
Bertempat di Museum Maritim, Selasa (6/4/2022) telah dilaksanakan penandatangan Komitmen Bersama implementasi Health Safety Security Environmental (HSSE) dengan mitra kerja di wilayah kerja PT Pelabuhan Indonesia ( Persero) Regional 2 Tanjung Priok .
Manajemen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dalam penandatanganan komitmen bersama mengundang mitra – mitra langsung yang mempunyai kontrak dengan Regional 2 Cabang Pelabuhan Tanjung Priok diantaranya Kepala Cabang PT Pelni ( Persero) Tanjung Priok Dessy, PT Agung Raya, PT Graha Segara, PT Walie Jaya Teladan, PT Pandu Bandar Utama, PT Orela Bahari Mandiri, PT Sarana Bandar Nasional dan PT Salim Ivomas Pratama.
Deputi General Manager ( DGM) Kepatuhan Bisnis PT Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Aryo Kuncoro didampingi Manager HSSE Regional 2 Tanjung Priok Nurhakim pada kesempatan itu menjelaskan bahwa pasca PT Pelabuhan Indonesia (Persero) merger, Pelindo Regional 2 Tanjung Priok akan terus berkomitmen implementasi HSSE di masing – masing mitra pada kegiatannya yang berada di wilayah pelabuhan Tanjung Priok. Hal ini, sesuai dengan apa yang sudah diamanatkan Holding Pelindo bahwa HSSE ini menjadi salah satu program kerja Pelindo pasca merger dan Tanjung Priok merupakan pilot proyek.
“Sementara untuk kami, Regional 2 Cabang Tanjung Priok melaksanakan program tersebut yaitu salah satu nya dengan para mitra yang mempunyai ikatan kontrak dengan Pelabuhan Tanjung Priok. Karena kami juga sudah mempunyai forum dengan anak perusahaan dan sudah berjalan dengan baik,” ujar Aryo.
Aryo mengharapkan masing-masing mitra Regional 2 Cabang Pelabuhan Tanjung Priok agar menerapkan K3 didalam kegiatan nya yang ada di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok dan bersama – sama berkomitmen untuk pemenuhan operasional seperti alat pelindung diri (APD ) dan lainnya yang menuju tercapainya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Sehingga Regional 2 Cabang Tanjung Priok kedepan akan terus menerapkan K3 dan mengimplementasikan HSSE agar berjalan dengan baik untuk mencapai zero accident.
“Karena K3 menjadi salah satu instrumen atau bidang kerja yang wajib dimiliki setiap perusahaan dalam menjalankan aktivitas dilingkungan kerja Tanjung Priok,”pungkas Aryo.(MM-01).
