
Mimbarmaritim.com (Banten)
PTP Nonpetikemas sebagai salah satu anak usaha dari PT Pelindo Multi Terminal yang bergerak dibidang bongkar muat nonpetikemas, tengah melakukan peningkatan pelayanan disalah satu cabangnya di Pelabuhan Ciwandan melalui peningkatan kinerja bongkar muat khususnya komoditas Curah Kering yang merupakan komoditas unggulan di wilayah Provinsi Banten.
Branch Manager Andi Purwantoro mengatakan saat ini Transformasi operasi menjadi fokus manajemen PTP Nonpetikemas dalam rangka meningkatkan kinerja operasional, dengan perencanaan operasional dan pola operasi yang lebih efisien diharapkan meningkatkan daya saing dan value added yang dapat ditawarkan PTP Cabang Banten kepada pelanggan.
Andi Purwantoro menjelaskan pelayanan terhadap kapal MV VILLA DESTE asal negara Rusia dengan cargo muatan Gandum sebanyak 73.067 MT, menjadi pelayanan perdana PTP Nonpetikemas dengan menggunakan pola operasi baru. Dimana yang sebelumnya hanya menggunakan 2 alat Gantry Luffing Crane (GLC) saat ini mampu memaksimalkan hingga 3 alat Gantry Luffing Crane (GLC).

“Dalam satu siklus pelayanan bongkar muat yang memberikan dampak terhadap terhadap kinerja bongkar muat yang semula hanya mampu memproduksi 16.000 Metrik Ton, dengan pola operasi baru ini PTP Nonpetikemas Cabang Banten mampu menangani hingga 21.000 Metrik Ton per hari,” terang Andi Purwantoro kepada Mimbar Maritim diruang kerjanya, Kamis (14/9/2023).
Selain itu, kata Andi, untuk meningkatkan pelayanan PTP Nonpetikemas, Pelayanan Bongkar Muat telah dilengkapi dengan fasilitas Gudang Transit baru dengan kapasitas sebesar 33.000 meter kubik yang terdiri dari 6 kompartemen dengan kapasitas per kompartemen sebanyak 5.500 meter kubik, yang juga digunakan dalam melayani kegiatan bongkar muat kapal MV VILLA DESTE tersebut, hal ini diharapkan dapat memberikan customer experience yang lebih baik.
“Kami berharap bongkar cargo terhadap MV VILLA DESTE yang dilayani PTP Cabang Banten kali ini dengan total cargo sebanyak 73.067 Metrik Ton dapat dibongkar sesuai rencana 3,1/2 hari akan selesai bongkar. Kami memahami efektivitas waktu bongkar muat sangat penting bagi pelanggan, sehingga kami mengupayakan percepatan bongkar muat yang lebih efektif, namun tetap memperhatikan kualitas komoditas yang dibongkar serta keselamatan kerja selama kegiatan berlangsung,” pungkas Andi Purwantoro.(Oddie).
