
Mimbar Maritim – Jakarta
Dampak dari wabah Covid-19 secara global maupun di Indonesia sangat dirasakan masyarakat terutama dalam kebutuhan sehari – hari. Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami) melalui Koperasi Kreasi Forwami Sejahtera, menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan paket sembako di lingkungan pelabuhan Tanjung Priok.Paket sembako berupa beras, minyak goreng dan mie instan itu diberikan langsung kepada kalangan buruh pelabuhan/tenaga kerja bongkar muat (TKBM) maupun para pengemudi ojek di pelabuhan itu.

“Adapun bantuan yang disalurkan ini berasal dari sumbangan dan antusias dari sejumlah rekan Jurnalis/Media yang sehari-hari meliput kegiatan di pelabuhan Priok maupun para donatur dari pekerja di IPC dan anak usahanya,” kata Ketua Koperasi Kreasi Forwami Sejahtera Abdul Habib saat mengelar bakti sosial di Pelabuhan Tanjung Priok hari ini,Rabu (22/4/2020).
Selain itu, kata Habib ada juga bantuan dari para pelaku usaha eksportir maupun perusahaan jasa pengurusan transportasi dan perusahaan bongkar muat di pelabuhan Priok.

Bantuan yang dibagikan kesempatan itu, sebanyak 125 paket Sembako, telah dibagikan secara langsung antara lain; di Kantor Koperaai TKBM Tanjung Priok, dan di sekitar Pos 8 Pelabuhan Priok yang menjadi salah satu tempat mangkal para ojek motor (Ojol) dan buruh TKBM (Tenaga Kerja Bongkar Muat) pelabuhan yang sedang menunggu pekerjaan.
“Meskipun jumlah dan nilai bantuan itu tidak seberapa, namun mereka berharap bisa sedikit meringankan saudara-saudara kita para buruh pelabuhan dan tukang ojek di pelabuhan Priok,” ujar Abdul Habib, yang juga Wartawan Tabloid Mingguan Maritim.

“Semoga Allah SWT membalaskan dengan pahala atas semua niat baik kita ini,” kata Ire Djapar
Sementara Ketua STKBM Tanjung Priok, Nurtakim mengatakan, mengapresiasi kegiatan baksos yang di gelar rekan -rekan Jurnalis Maritim. Untuk menumbuhkan rasa empati kemanusian yang di inisasi teman-teman media di pelabuhan Tanjung Priok.
“Semoga dihari-hari akan datang kegiatan baksos seperti ini bisa terus dilakukan dengan harapan yang menerima bantuan juga lebih banyak lagi,”pungkas Nurtakim. (Ody-01).
