


Mimbararitim.com (Bangka Belitung)
Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan, Direktorat KPLP (Coast Guard) melalui Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas I Tanjung Priok melakukan koordinasi Evakuasi Medik pada kapal MT.PIS Patriot dengan Kapal Patroli KN. Damaru-P.214 dan Tim Gabungan di Pelabuhan Pangkal Balam – Bangka Belitung, Minggu (11/2/2024).
” Kegiatan evakuasi medik ini dilakukan sebagai respons terhadap Informasi Medivac terhadap seorang ABK Kapal MT. PIS Patriot, atas nama Tony Edowardo. Berdasarkan kronologi kejadian, bahwa korban ditemukan oleh rekan korban pada pukul 16.22 WIB, tergeletak di bagian depan kapal, saat kapal berada di Utara perairan Berikat,” demikian disampaikan Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok Dr.Triono,S.Pel.,M.M., melalui keterangan tertulisnya diterima redaksi Mimbar Maritim, Senin (12/2/2024).
Triono menjelaskan dalam upaya penyelamatan, Nakhoda kapal beserta kru kapal segera melakukan pertolongan pertama dengan memberikan Resusitasi Jantung Paru (RJP) kepada korban. Namun, sayangnya tidak ada respons dari korban. Sehingga korban kemudian dibawa ke ruang medis kapal. Kondisi ini segera dilaporkan kepada Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Pangkal Balam.
Pukul 22.22 WIB, tim evakuasi tiba di kapal, namun karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan, kapal tidak dapat melakukan sandar. Sehingga kapal MT.PIS Patriot diminta untuk melakukan manuver guna menghalangi ombak agar kapal evakuasi bisa menepi dengan aman.
“Namun setelah dilakukan upaya penyandaran kapal tersebut, pada pukul 22.41 WIB, kapal berhasil sandar dan tim evakuasi bersama dengan dokter berhasil naik ke atas kapal. Dokter dengan segera melakukan pemeriksaan medis terhadap korban, namun sayangnya, setelah dilakukan pengecekan korban atas nama Tony Edowardo, dinyatakan dokter bahwa korban telah meninggal dunia,”ujar Triono.
Triono menyebutkan tim evakuasi yang terlibat dalam Evakuasi Medik ini diantaranya KSOP Kelas IV Pangkal Balam, KN. DAMARU – P.214 Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok, Basarnas, POLAIR, Karantina, dan pihak Kepanduan/Pelindo dan perusahaan Pelayaran Keagenan.
Triono menyampaikan turut berbela sungkawa yang mendalam atas meninggalnya korban atas nama Tony Edowardo, semoga keluarga korban diberikan kekuatan dan kesabaran.
” Kami juga mengucapkan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan berkolaborasi dalam membantu proses evakuasi medik tersebut,” tutup Triono. (Red-MM).
