
mimbarmaritim.id (Cilegon)
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Cabang Banten terus memperkuat komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepelabuhanan melalui komunikasi dan kolaborasi bersama para pengguna jasa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan forum Voice of Customer (VoC) yang digelar di The Surosowan Room, Hotel The Royale Krakatau, Cilegon – Banten Kamis (27/8/2026) lalu.
Kegiatan ini menjadi forum bagi Pelindo Regional 2 Cabang Banten untuk mendengarkan secara langsung masukan, kebutuhan, serta harapan para pengguna jasa terhadap pelayanan kepelabuhanan. Kegiatan dihadiri jajaran Pelindo Regional 2, perwakilan asosiasi kepelabuhanan, dan para pengguna jasa Pelindo yang beraktivitas di wilayah Banten.
Executive Director 2 Pelindo Regional 2, Budi Prasetio, mengatakan kegiatan Voice of Customer merupakan bagian penting dari upaya Pelindo untuk memastikan pelayanan yang diberikan dapat menjawab kebutuhan pengguna jasa.
Menurutnya, peningkatan kualitas pelayanan tidak dapat dilakukan hanya berdasarkan perspektif internal perusahaan, tetapi perlu dibangun melalui komunikasi dan dialog secara langsung dengan pelanggan.
“Bagi kami, suara pelanggan adalah bagian penting dalam proses perbaikan. Kami ingin mendengar secara langsung apa yang sudah baik, apa yang masih menjadi kendala, dan apa yang menjadi harapan pengguna jasa ke depan. Tentu masukan tersebut akan menjadi bahan bagi kami untuk melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar Budi.
Budi, menyampaikan Pelindo memandang bahawa pengguna jasa itu bukan sekadar sebagai penerima layanan, melainkan sebagai mitra strategis dalam membangun ekosistem kepelabuhanan yang semakin efisien, kompetitif, dan berkelanjutan.
Budi menambahkan, perkembangan industri dan perdagangan yang semakin dinamis menuntut pelayanan kepelabuhanan untuk terus beradaptasi. Karena itu, Pelindo Regional 2 Banten berkomitmen memperkuat koordinasi dengan seluruh stakeholder, termasuk asosiasi dan para pelaku usaha yang menjadi bagian dari ekosistem kepelabuhanan.
“Kami tidak ingin hanya memberikan pelayanan, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang dengan pengguna jasa. Kalau ada hal yang masih perlu diperbaiki, mari kita komunikasikan bersama. Kalau ada proses yang bisa dibuat lebih sederhana, lebih cepat, dan lebih efisien, hal itu akan kita dorong,” ungkap Budi.
Dalam forum tersebut, Pelindo Regional 2 Cabang Banten menerima masukan dan pandangan dari berbagai asosiasi kepelabuhanan yang mewakili kepentingan pengguna jasa. Di antaranya DPC INSA Banten, DPW APBMI Banten, DPD ISAA Banten, DPD APTRINDO Banten, GINSI, GPEI Banten dan Kadin Pelabuhan Banten.
Dikatakannya, kehadiran berbagai asosiasi ini menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dua arah antara Pelindo dengan pengguna jasa. Berbagai masukan yang disampaikan menjadi bahan bagi Pelindo untuk memahami kebutuhan industri sekaligus mengidentifikasi ruang perbaikan dalam pelayanan kepelabuhanan.
Budi menegaskan, setiap masukan yang disampaikan dalam forum tersebut akan menjadi bagian dari evaluasi Pelindo Regional 2 Cabang Banten, baik yang berkaitan dengan pelayanan kapal dan barang, proses operasional, maupun aspek pelayanan kepada pengguna jasa secara keseluruhan.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap masukan tidak berhenti sebagai diskusi dalam forum. Apa yang disampaikan hari ini akan kami catat, evaluasi, dan tindak lanjuti sesuai dengan kewenangan dan kemampuan kami. Tujuan akhirnya adalah bagaimana pengguna jasa mendapatkan pelayanan yang semakin baik,” jelas Budi.
Lebih lanjut, Budi mengungkapkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan di pelabuhan memiliki dampak yang lebih luas terhadap perekonomian. Pelabuhan yang efisien akan membantu memperlancar arus barang, meningkatkan konektivitas, serta mendukung daya saing industri dan perdagangan di wilayah Banten.
“Pelabuhan bukan berdiri sendiri. Di belakang setiap kapal yang datang, setiap barang yang bergerak, ada kegiatan industri, perdagangan, tenaga kerja, dan roda ekonomi masyarakat. Karena itu, peningkatan pelayanan pelabuhan pada akhirnya juga merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk menggerakkan perekonomian,” tuturnya.
Melalui kegiatan Voice of Customer, sebut Budi, Pelindo Regional 2 Cabang Banten berharap komunikasi dengan pengguna jasa dapat berlangsung secara berkelanjutan. Forum tersebut sekaligus menjadi ruang kolaborasi untuk mengidentifikasi berbagai tantangan dalam ekosistem kepelabuhanan dan mencari solusi bersama.
Budi menambahkan bahwa pelabuhan yang baik bukan hanya diukur dari fasilitas yang dimiliki, akan tetapi juga dari kemampuan operator dalam memahami kebutuhan pengguna jasa dan menghadirkan pelayanan yang konsisten.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pengguna jasa dan asosiasi yang hadir dan menyampaikan masukan secara terbuka. Ini menjadi energi bagi kami untuk terus berbenah. Pelindo Regional 2 Cabang Banten ingin tumbuh bersama pengguna jasa, karena keberhasilan pelabuhan juga merupakan keberhasilan seluruh ekosistem yang ada di dalamnya,” tutup Budi.(MM-01).
