
Mimbarmaritim.com (Tanjung Priok)
PT Pelayaran Nasional Indonesia/PT Pelni (Persero) kembali mendapatkan kepercayaan dari Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan RI Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk menjalankan program Tol Laut Tahun Anggaran 2025. Hal ini ditandai dengan melepas pelayaran perdana KM Logistik Nusantara 4 dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (6/1/2024).
Untuk Tahun 2025 ini program Tol Laut, PT Pelni mendapatkan pelayanan 8 trayek. Pelepasan pelayaran perdana KM Lognus 4 dilaksanakan Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, melalui Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut oleh Kasubdit 3 Capt.Ari Wibowo bersama Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PT. PELNI Kokok Susanto.
Turut hadir dalam pelepasan perdana Tol Laut diantaranya Vice President (VP) Usaha Barang Non Komersial PT Pelni Sauban Muksin, Kepala Cabang PT Pelni Jakarta Dicky Dermawandi dan instansi terkait serta stakeholder lainnya di Pelabuhan Tanjung Priok.
Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PT Pelni Kokok Susanto pada kesempatan itu mengatakan bahwa peluncuran KM Logistik Nusantara 4 menjadi simbol kelanjutan penugasan Program Tol Laut yang diberikan Pemerintah kepada PT Pelni.
Kokok Susanto, mengungkapkan semoga kepercayaan Pemerintah kepada PT Pelni sebagai operator kapal Tol Laut di tahun ke-9 ini dapat dijalankan dengan baik dan memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat luas khususnya di Wilayah 3 TP.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah yang kembali memberikan kepercayaan kepada PT Pelni untuk menjalankan penugasan Tol Laut. Kami berkomitmen untuk memenuhi target voyage yang diberikan untuk menghadirkan angkutan barang yang terjangkau dan terjadwal,” ucapnya.
KM Lognus 4 merupakan kapal barang milik PT Pelni dengan kapasitas muatan 115 TEUs (twenty foot equivalent units) melayani trayek T-2 dengan rute Tanjung Priok – Tanjung Uban – Letung – Tarempa – Selat Lampa – Subi – Serasan – Midai – Tanjung Uban – Tanjung Priok.
Pada tahun 2025, PT Pelni tetap ditugaskan untuk menjalani delapan trayek Tol Laut. Sementara itu pada 2024, dengan jumlah trayek yang sama, PT Peni berhasil memenuhi target 100 persen sebanyak 120 voyage. Sementara untuk 2025, PT Pelni ditargetkan untuk menjalani 118 voyage delapan trayek.
“Jumlah votage tersebut masih mungkin untuk ditambah apabila operasional kapal memungkinkan. Untuk tahun ini kami mendapatkan tambahan tiga pelabuhan baru, yaitu Nunukan yang disinggahi KM Lognus 2 di trayek H-1, Pelabuhan Tual di KM Lognus 1 untuk trayek T-24, dan Pelabuhan Tanjung Uban di KM Lognus 4. Untuk 2025, total pelabuhan yang disinggahi sebanyak 33 dari 32 pelabuhan di 2024,” jelas Kokok.
Adapun trayek untuk penugasan PT Pelni untuk Program Tol Laut Tahun Anggaran 2025 yaitu :
Trayek H -1
KM Lognus 2 : Tanjung Perak – Makassar – Tahuna – Nunukan – Tanjung Perak.
Trayek T-2
KM Lognus 4 : Tanjung Priok – Tanjung Uban – Letung – Tarempa – Selat Lampa – Subi – Serasan – Midai – Tanjung Uban – Tanjung Priok.
Trayek T-6
KM Lognus 3 : Tanjung Perak – Tidore – Jailolo – Tanjung Perak.
Trayek T-24
KM Lognus 1: Tanjung Perak – Fakfak – Kaimana – Tual – Dobo – Tanjung Perak.
Trayek S-5A
KM Kendhaga Nusantara 11: Kupang – Rote – Sabu – Kupang.
Trayek S-5B
KM Kendhaga Nusantara 7: Kupang – Larantuka – Lembata – Kalabahi – Kupang
Trayek T-9
KM Lognus 5: Tanjung Perak – Makassar – Morotai – Galela – Maba – Weda – Tanjung Perak
Trayek S-4
KM Kendhaga Nusantara 8: Sorong – Oransbari – Waren – Sarmi – Sorong
(Redaksi -Mimbar Maritim).
