mimbarmaritim.id (Jakarta)
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok Capt.Heru Susanto, M.M, mengahadiri acara Konfresi Pers yang diselenggarakan Kementerian Keuangan bersama Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Optimalisasi Penerimaan Negara Polri, bertempat di Lapangan Penumpukan PT Multi Terminal Indonesia, Common Gate NPCT1 Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (6/11/2025) kemarin.
Konferensi pers tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., didampingi Menteri Perindustrian Dr. Agus Gumiwang Kartasasmita, M.Si., dan Direktur Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Letnan Jenderal (Purn) Djaka Budhi Utama, dan dihadiri berbagai instansi terkait serta stakeholder lainya di Pelabuhan Tanjung Priok.
Dalam kesempatan tersebut, para pimpinan Kementerian dan Lembaga memaparkan dan menjelaskan pengungkapan barang bukti 87 kontainer diduga melakukan pelanggaran ekspor produk Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memperkuat pengawasan dan penegakan hukum di bidang ekspor dan impor.

Capt.Herus Susanto mengatakan kehadiran Kantor KSOP Utama Tanjung Priok pada kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap sinergi dan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga dalam menciptakan tata kelola kepelabuhanan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Capt.Heru menambahkan melalui kolaborasi yang kuat antara Kementerian Keuangan, Kepolisian Republik Indonesia, Kementerian Perhubungan, Kementerian Perindustrian, serta seluruh instansi terkait lainnya. Diharapkan seluruh aktivitas ekspor-impor di lingkungan pelabuhan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang – undangan yang berlaku.
“Sinergi ini juga diharapkan akan mampu mendorong peningkatan penerimaan negara secara optimal, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem perdagangan dan logistik nasional,” tegas Capt.Heru.(Red-MM).
