
mimbarmaritim.id (Tanjung Priok)
Dalam rangka memastikan kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat selama periode Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026/1447 Hijriah, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok menyelenggarakan Apel Kesiapan Posko Terpadu Angkutan Laut Lebaran yang dilaksanakan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (13/4/2026).
Apel kesiapan tersebut dipimpin oleh Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Capt. Budi Mantoro yang mewakili Dirjen Perhubungan Laut dan diikuti oleh unsur regulator, operator pelabuhan, operator kapal, aparat keamanan, serta instansi terkait lainnya yang terlibat dalam penyelenggaraan angkutan laut selama masa mudik Lebaran.
Pelaksanaan apel ini menjadi langkah awal dalam memastikan seluruh unsur pelayanan dan pengawasan di pelabuhan telah siap menghadapi potensi peningkatan mobilitas penumpang selama periode Angkutan Laut Lebaran. Kegiatan ini juga menjadi momentum penguatan koordinasi antarinstansi guna menjamin operasional transportasi laut berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Dirjen Perhubungan Laut Muhammad Masyhud dalam dalam arahannya yang diwakili Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Capt Budi Mantoro menegaskan bahwa keselamatan pelayaran merupakan prioritas utama dalam penyelenggaraan angkutan laut selama masa Lebaran. “Keselamatan penumpang harus menjadi perhatian utama. Seluruh kapal yang beroperasi wajib memenuhi persyaratan kelaiklautan dan memastikan awak kapal memiliki kompetensi serta sertifikasi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Capt. Budi Mantoro.
Ia menjelaskan bahwa selain aspek keselamatan, kesiapan sarana dan prasarana pelabuhan juga menjadi perhatian penting, termasuk kesiapan dermaga, terminal penumpang, fasilitas ruang tunggu, serta sistem pelayanan tiket. Pengaturan arus penumpang juga harus dilakukan secara optimal guna menghindari terjadinya kepadatan maupun penumpukan di area pelabuhan.
“Melalui Posko Terpadu Angkutan Laut Lebaran yang akan beroperasi selama periode angkutan Lebaran, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok bersama seluruh pemangku kepentingan akan melakukan pemantauan secara intensif terhadap operasional pelabuhan, pergerakan kapal, arus penumpang, serta kondisi cuaca yang dapat mempengaruhi keselamatan pelayaran,” ujarnya.
Capt Budi Mantoro, dengan dilaksanakannya apel kesiapan ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sehingga penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026/1447 H dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan selamat.(Red-MM).
