
mimbarmaritim.id (Sampit/Kotawaringin Timur)
Menjelang puncak arus mudik Angkutan Lebaran (Angleb) 1447 Hijriah (2026 Masehi), Pelabuhan Sampit menjadi pusat perhatian masyarakat Sampit, Kotawaringin Timur – Kalimantan Tengah (Kalteng), bersama otoritas transportasi laut, jajaran pejabat tinggi negara dan daerah melakukan peninjauan langsung kelapangan Posko Pelayanan Terpadu guna memastikan standar pelayanan dan keselamatan penumpang terpenuhi dengan baik dan humanis.
Selama Periode Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 (H-5 Lebaran) total dari penumpang naik dan turun mencapai 5.033 oranh penumpang yang mengalami kenaikan sebesar 40,74% di bandingkan tahun 2025, dan total penumpang Kapal KM. Lawit milik PT PELNI (Persero) yang naik pada hari ini berjumlah 1400 orang.
Kunjungan kerja ini dihadiri oleh Anggota Komisi V DPR RI Muhammad Syauqie Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen. Pol. Iwan Kurniawan, Pangdam Kalimantan Tengah Mayjen Zainul Arifin, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah yang disambut oleh Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor, Danrem Sampit, Kepala BMKG Kalteng, Kepala Basarnas Kalimantan Tengah, Kadishub Kotim, Kepala BPTD, Kepala KSOP Kelas III Sampit Hotman Siagian bersama Jajaran, Kapolres Kotawaringin Timur, Dandim Sampit, DenPom Sampit, General Manager (GM) PT Pelindo Regional 3 Cabang Sampit, Kepala Cabang PT Pelni, Kepala Cabang PT Dharma Lautan Utama dan para Petugas Posko Angleb Tahun 2026.
Dalam Peninjauan Posko Terpadu Angkutan Lebaran Tahun 2026, bahwa rombongan mengawali peninjauan dengan mendatangi Posko Terpadu Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 yang didirikan di area pelabuhan. Di lokasi ini, para pejabat memeriksa kesiapan personel, sistem manifes penumpang, hingga fasilitas penunjang kenyamanan bagi para pemudik. Langkah ini diambil untuk menjamin seluruh proses keberangkatan maupun kedatangan kapal berjalan dengan aman, tertib, humanis, sukses dan lancar.
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama FORKOPINDA pada kesempatan itu naik ke atas kapal untuk mengecek dan menyapa para penumpang yang berada diatas kapal KM.LAWIT. Setelah suling kapal bunyi sebagai simbol pemberitahuan untuk persiapan keberangkatan kapal. Momen ini sangat menarik terjadi ketika Gubernur Kalimantan Tengah secara simbolis menekan tuas suling panjang terhadap kapal yang bersandar KM LAWIT.
Suara suling yang menggema di seluruh area pelabuhan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan simbol semangat dan doa restu dari pemerintah bagi para pemudik agar senantiasa dalam lindungan Tuhan hingga sampai di pelabuhan tujuan hingga ke kampung halaman.
Gubernur Kalteng, Anggota DPR RI Komisi V, FORKOPINDA Kalteng pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi atas sinergi dan kolaborasi serta persiapan petugas posko yang dengan sigap dalam memberikan pelayanan prima kepada seluruh masyarakat yang mudik di pelabuhan.
Gubernur menyambut baik atas kinerja dan pelayanan prima Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kepala KSOP Kelas III Sampit Hotman Siagian, Ketua Posko Muchlis Angkutan Lebaran 2026 dan Jajaran atas persiapan yang telah matang dan baik hingga pelaksaan posko berjalan dengan optimal dan humanis serta dukungan penuh dari TNI/Polri maupun instansi terkait lainnya.
Komisi V DPR RI Muhammad Syauqie juga pada kesempatan itu sangat mengapresiasi atas kinerja Kantor KSOP Kelas III Sampit yang telah menyiapkan Posko Terpadu dengan baik serta mengkoordinasikan seluruh instansi terkait di pelabuhan .
Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, terlihat progres yang sangat nyata dalam peningkatan pelayanan, penataan pelabuhan dan terminal penumpang yang sudah cukup baik, para petugas sinergi dan kompak untuk melayani masyarakat dengan pelayanan yang santun dan humanis serta selalu mengutamakan aturan, memastikan para pemudik merasa aman dan nyaman.
Komitmen Pemerintah melalui kehadiran pimpinan pusat dan daerah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan jaminan dan perhatian khusus pada sektor transportasi laut. Mengingat Pelabuhan Sampit adalah merupakan urat nadi perekonomian daerah dan salah satu gerbang utama mudik di Kalimantan Tengah.
Hotman Siagian pada kesempatan itu menyampaikan laporan pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran Tahun 2026 kepada Gubernur Kalimantan Tengah dan kepada FORKOPINDA.
Hotman Siagian bersama Petugas Posko menyambut baik atas kedatangan Gubernur Kalteng, Kapolda Kalteng, Pangdam Kalteng bersama FORKOPINDA Kalteng di Pelabuhan Sampit. Pada kesempatan yang bersamaan, Hotman Siagian juga menyampaikan optimalisasi pelayanan prima adalah menjadi harga mati para petugas guna mewujudkan mudik yang ceria dan penuh keselamatan.
Dengan adanya peninjauan ini, diharapkan seluruh petugas di lapangan tetap siaga dan lebih semangat untuk memberikan pelayanan prima, sehingga masyarakat dapat pulang kampung dengan rasa aman dan nyaman. Pelaksanaan kunjungan disambut hangat dan antusias para masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur serta para penumpang dan petugas posko yang berada di pelabuhan dan di atas kapal. Kegiatan kunjungan berjalan dengan bak, humanis, sukses dan lancar.(Red- MM).
