
Mimbarmaritim.com – Jayapura
Untuk kesekian kalinya Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Jayapura menghadiri dan melepaskan keberangkatan kapal Isoter KM. Tidar,di Jayapura, Minggu (31/10/2021).
Kapal KM.Tidar setelah melaksanakan kegiatan isolasi terpusat sejak kedatangannya pada tanggal 12 Agustus 2021 yang lalu di pelabuhan Jayapura.
Kehadiran kapal tersebut mendukung kegiatan pelaksanaan PON XX yang berlangsung di Papua dan salah satu tempat kegiatan tersebut berada di kota dan Kabupaten Jayapura. Ypang dijadikan sebagai tempat untuk isolasi terpusat dalam rangka mengendalikan covid-19 selama kegiatan tersebut berlangsung.

Walikota Jayapura DR. Drs. Benhur Tommy Manu, MM didalam penutupan dan pelepasan kapal mengatakan bahwa kapal KM. Tidar telah menjadi alternatif untuk ruang isolasi bagi masyarakat atau pasien kota Jayapura yang terkena Covid-19 dengan tanpa gejala. Sehingga keberadaan mereka lebih terpantau daripada melakukan isolasi mandiri.
Pada kesempatan itu Walikota menyampaikan rasa terima kasih kepada Kementerian Perhubungan dan PT. Pelni dengan menyiapkan kapal untuk isoter sebagai kegiatan kemanusiaan di kota Jayapura.
“Kami juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada TNI, Polri dan para medis yang bekerja di atas kapal dalam melayani pasien Covid-19 tanpa Gejala,” ujar Walikota.
Sementara Kepala KSOP Kelas II Jayapura Capt. Roni Fahmi S.E., M.M., M.HP., M.Mar, mengatakan penutupan dan keberangkatan kapal KM. Tidar tersebut telah melalui proses kegiatan isolasi sesuai dengan perjanjian kerja sama yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan Cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dengan pemerintah Kota Jayapura dan Direksi PT. Pelni (Persero) dalam kegiatan program kemanusiaan untuk isolasi dengan gejala ringan di kota Jayapura dalam rangka mendukung penyelenggara PON XX.

Capt Roni mengungkapkan seharusnya keberadaan KM. Tidar tersebut sampai tanggal 15 Oktober 2021 tetapi diperpanjang kembali sampai dengan tanggal 20 Oktober 2021. Dan selanjutnya dilakukan perpanjangan kembali sampai dengan tanggal 30 Oktober 2021 dan kapal tersebut akan kembali melaksanakan kegiatan didalam melayani penumpang seperti sedia kala lagi.
“Sebelum KM Tidar berlayar dari Jayapura, kami telah melakukan pemeriksaan uji petik kelaiklautan kapal. Dalam rangka angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dan memberikan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) kepada Nakhoda kapal KM. Tidar, juga setelah dilakukan fumigasi kesehatan untuk kapal laik berlayar dati sisi kesehatan,” ujar. Capt.Roni.
Hadir pada kegiatan penutupan dan pelepasan keberangkatan kapal KM. Tidar di pelabuhan Jayapura diantaranya Walikota Jayapura Benhur Tommy Manu, Wakil Walikota Rustan Saru, Sekda Kota Jayapura Frans Pekey, Kasdim Jayapura, Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Kepala Dinas Sosial, Kepala BNBD Kota Jayapura, Kepala Satpol PP Kota Jayapura, Kapolsek Pelabuhan Jayapura, unsur forkopimda lainnya dan GM. Pelni cabang Jayapura perwakilan dari Kantor kesehatan Pelabuhan, dan Perwakilan dari PT. Pelindo Cabang Jayapura serta ABK kapal dan para medis yang bekerja selama kapal KM. Tidar menjadi isoter.(Red-MM).
