
mimbarmaritim.id (Jakarta)
Kementerian Perhubungan cq Direkorat Jenderal Perhuhungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok berkeja Kantor Imigrasi TPI Kelas I Tanjung Priok melaksanakan peresmian Immigration Corner dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sinergi dan kolaborasi pelayanan publik terhadap buku pelaut dan paspor dengan tag line layanan one stop service yang disaksikan langsung oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut Muhammad Masyhud,S.T, M.T., bersama Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi yang diwakili Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Imigrasi DKI Jakarta Pamuji Raharja.
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pelayanan Publik ini dilakukan làngsung oleh Kepala Kantor Imigrasi TPI Kelas I Tanjung Priok Imam Setiawan bersama Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Priok Capt.Heru Susanto, bertempat di Kantor KSOP Utama Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis (5/2/2026).
Kepala Kantor Imigrasi TPI Kelas I Tanjung Priok Imam Setiawan selaku panitia pelaksana kegiatan Peresmian Immigration Corner dan penandatanganan perjanjian kerja sama dalam pelayanan publik dengan Kantor KSOP Utama Tanjung Priok mengatakan bahwa dalam meningkatkan efektivitas pelakasanaan fungsi keimigrasian dan menegakkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat di pelabuhan internasional Tanjung Priok. Dengan memanfaatkan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki oleh Kantor Imigrasi TPI Kelas I Tanjung Priok maupun Kantor KSOP Utama Tanjung Priok.
“Maka melalui kerjasama ini dibentuk Immigration Corner di Kantor KSOP Utama Tanjung Priok, Immigration Corner ini dihadirkan untuk memudahkan akses layanan keimigrasian bagi para pelaut, calon pelaut maupun yang akan mengurus dokumen kepelautan dalam mengajukan paspor. Karena pembetukan kerjasama ini merupakan respon kebutuhan masyarakat untuk lebih mudah diakses dengan cepat, efisien dan nyaman sekaligus meningkatkan kepuasan pelayanan kepada publik. Bahkan untuk mengurangi antrian pelayanan reguler serta memperkuat citra Kantor Imigrasi dan Kantor KSOP Utama Tanjung Priok,” jelas Imam.
Imam, menyebutkan kegiatan peresmian Immigration Corner ini memiliki dasar hukum sesuai dengan Undang – Undang Keimigrasian dan Undang- Undang Pelayaran serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang akan dilaksanakan saat ini.
“Adapun tujuan pembentukan Immigation Corner adalah untuk meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan keimigrasian, melalui penyediaan akses layanan lebih mudah, cepat, nyaman dan responsif bagi para pelaut dan juga calon pelaut,” ujar Imam.
Selain itu, tambah Imam, Immigartion Corner ini bertujuan mendukung peningkatan kepuasan pelayanan publik, mengurangi beban antrian serta memperkuat citra Kantor Imigrasi dan Kantor KSOP Utama Tanjung Priok.

“Immigration Corner ini didukung oleh lingkungan Direktorat Jenderal Imigrasi dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut serta pihak eksternal yang mendukung dan mensukseskan kegiatan peresmian Immigration Corner di Kantor KSOP Utama Tanjung Priok,” tutup Imam.
Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi yang diwakili Kepala Kantor Wilayah Imigrasi DKI Jakarta Pamuji Raharja dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada semua pihak atas dukungannya terbentuknya Immigration Corner di Kantor KSOP Utama Tanjung Priok.
Pamuji mengatakan hadirnya Immigration Corner ini, merupakan komitmen dari Direktorat Jenderal Imigrasi untuk terus meningkatkan pelayanan publik di bidang keimigrasian. Layanan dirancang agar semakin tertib, konstruktif dan terintegrasi serta perhitungan masyarakat dan dinamika pelayanan di kawasan pelabuhan Tanjung Priok. Sebagai salah satu gerbang utama lalu lintas barang dan orang di Indonesia.
“Pelabuhan Tanjung Priok memiliki posisi yang strategis dalam pendukung pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat konektivitas internasional. Secara khusus Immigration Corner ini, akan mendukung pelaut dan calon pelaut yang akan mengajukan permohonan paspor. Kita memahami bahwa profesi pelaut memiliki tingkat komplitas yang tinggi dengan tuntutan waktu yang ketat, oleh sebab itu kehadiran layanan keimigrasian yang lebih ketat dengan pusat aktivitas mereka merupakan kebutuhan yang nyata dan komplit,” jelas Pamuji.
Menurut Pamuji, melalui fasilitas Immigration Corner ini, pengajuan dokumen paspor dapat dilakukan secara lebih mudah, cepat dan efisien tanpa harus meninggalkan kawasan kerja menjadi pusat kegiatan. Inisiatif ini juga menjadi bentuk dukungan yang nyata dalam meningkatkan daya saing SDM Indonesia di sektor Maritim.
Ia menambahkan dengan Immigration Corner ini akses pelayanan paspor yang semakin mudah dijangkau para pelaut dan calon pelaut diharapkan dapat lebih siap menjalankan tugas dalam nasional maupun internasional. Sekaligus memperkokoh posisi Indonesia negara maritim yang besar. Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Priok atas kerja keras dan komitmen serta dedikasinya telah ditunjukkan dengan realisasinya Immigration Corner ini.
“Kehadiran layanan ini tidak terwujud tanpa komitmen yang kuat koordinasi yang intensif serta semangat infasi yang terjaga. Ucapan terimakasih juga saya sampaikan kepada Kepala KSOP Utama Tanjung Priok beserta seluruh jajarannya atas dukungan dan kerjasamanya yang luar biasa. Hal ini mencerminkan kolaborasi pemerintahan yang solid, semoga kolaborasi dan sinergitas ini menjadi rool model diseluruh pelabuhan – pelabuhan seluruh Indonesia, serta berharap seluruh jajaran yang bertugas untuk konsisten menghadirkan pelayanan yang prima, memberikan akses dan kepastian hukum bagi setiap pemohon serta jadikan pelayanan Immigration Corner ini menjadi pelayanan keimigrasian yang berorientasi kepada sikap kemanusiaan yang sigap serta mampu membangun kepercayaan publik,” pungkas Pamuji.

Sementara, Dirjen Perhubungan Laut Muhammad Masyhud dalam sambutannya mengatakan pelabuhan Tanjung Priok sebagai pelabuhan utama dan gerbang logistik nasional memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung konektivitas perdagangan serta mobikitas orang dan barang.
“Tentu dalam menjalankan fungsi tersebut kolaborasi dan sinergitas antar instansi menjadi kunci utama memastikan pelayanan publik berjalan efektif, efisien dan terintegarsi,” ujar Dirjen Masyhud.
Dirjen Masyhud, mengungkapkan pembentukan Immigration Corner dilingkungan Kantor KSOP Utama Tanjung Priok merupakan langkah nyata sinergi dan inovasi pelayanan publik.
“Kehadiran layanan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan layanan akses bagi masyarakat maritim khususnya para pelaut dan calon pelaut dalam memperoleh layanan keimigrasian dalam bentuk pelayanan paspor secara cepat, dekat dan profesional. Kami menyakini bahwa integrasi layanan ini tidak hanya meningkatkan kualitas layanan tetapi juga memperkuat koordinasi dan harmonisasi tugas dan fungsi organisasi di kawasan pelabuhan,” jelasnya.
Ia menambahkan sinergitas ini menjadi komitmen bersama dalam mendukung reformasi birokrasi serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang prima dilingkungan pelabuhan Tanjung Priok.
“Pada kesempatan yang baik ini, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan rasa terimakasih kepada jajaran Kantor Imigrasi TPI Kelas I Tanjung Priok atas kerja sama, koordinasi, kolaborasi yang terjalin sangat baik ini. Semoga kerjasama ini terus berlanjut dan berkembang dalam berbagai program strategis lainnya,” tutup Dirjen Masyhud.
Turut hadir dalam kegiatan Penantangan PerjaPeresmian Immigration Corner di Kantor KSOP Utama Tanjung Priok diantaranya, para Kepala Kantor Imigrasi DKI Jakarta, Direktur Hubungan Antar Lembaga PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Hendri Ginting, Kepala KPU Bea dan Cukai Tanjung Priok Adang, Executive General Manager Pelindo Regional 2 Cabang Tanjung Priok, Jajaran Pejabat Struktural Kantor KSOP Utama Tanjung Priok, Jajaran Pejabat Struktural Kantor Imigrasi TPI Kelas I Tanjung Priok, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut di lingkungan DKI Jakarta, Perwakikan Kampus STIP Jakarta, TNI-Polri, Asosiasi INSA DKI Jakarta, ISAA DKI Jakarta, dan stakeholder lainnya di Pelabuhan Tanjung Priok. (Red-MM).
