
mimbarmaritim.id ( Batulicin)
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kotabaru – Batulicin menginformasikan bahwa pada Selasa tanggal 17 Maret 2026 terdapat sejumlah penumpang Angkutan Laut Lebaran 2026 melalui kapal KM.Awu-Awu milik PT ASDP (Persero) dengan tujuan Garongkong (Sulawesi Selatan) yang tertahan keberangkatannya karena menggunakan tiket tidak resmi yang diperoleh dari pembelian secara online pada pihak Operator (PT. ASDP) Cabang Batulicin Kalimantan Selatan atau aplikasi yang telah di sediakan operator).
“Tiket penumpang tersebut tidak terdaftar dalam sistem resmi kemudian tidak dapat diproses pada saat proses chek in tiket. Setelah dilakukan proses screening kembali didapati sebanyak 269 calon penumpang tidak memiliki tiket resmi,” demikian disampaikan Kepala KSOP Kelas II Kota Baru – Batulicin Anggiat D Silitonga melalui keterangan resmi diterima redaksi Mimbar Maritim, Jumat (20/3/2026).
Anggiat menjelaskan mendapati kondisi tersebut dan demi keselamatan pelayaran dan keselamatan Penumpang, Kantor KSOP Kelas II Kota Baru – Batulicin bersama stakeholder terkait yaitu PT ASDP, Kepolisian Sektor Batulicin dan Lanal Kotabaru serta Pemda Kab Tanah Bumbu bertindak cepat melaksanakan koordinasi untuk dapat menurunkan calon penumpang tidak bertiket resmi agar tidak terjadi kapasitas berlebih diatas kapal KM Awu Awu.
Ia menerangkan setelah di lakukan penundaan beberapa saat keberangkatan Kapal KM Awu-Awu, proses penurunan calon penumpang tidak bertiket dapat dilakukan, sehingga KM Awu-Awu dapat melanjutkan pelayarannya ke Pelabuhan Garongkong. Selanjutnya para calon penumpang tidak bertiket di tampung pada fasilitas pelabuhan yang dimiliki oleh PT ASDP Batulicin dan Pemda Kab Tanah Bumbu segera membuat dapur umum dan penyediaan toilet portable bagi para calon penumpang dimaksud.
“Dalam koordinasi lanjutan pihak PT ASDP menyanggupi untuk mengangkut kembali sejumlah calon penumpang tersebut, sekembalinya Kapal KM Awu-Awu ke Pelabuhan ASDP Batulicin pada Kamis tanggal 19 Maret 2026. Hal ini mendapatkan respon positif dari para calon penumpang sehingga kondisi Pelabuhan pada kesempatan itu kondusif dan aman,” ungkapnya.
Anggiat mengatakan keesokan harinya Rabu tanggal 18 Maret 2026 diadakan rapat koordinasi yang dilaksanakan oleh Kantor KSOP Kelas II Kota Baru, PT. ASDP Cabang Batulicin dan Kepolisian Sektor Batulicin agar proses embarkasi para calon penumpang yang masih tertinggal dapat segera dilaksanakan dengan tertib, aman dan lancar.
Selanjutnya, jelas Anggiat, pada Kamis tanggal 19 Maret 2026 Kapal KM Awu-Awu sampai di Batulicin pada pukul 16.00 LT dan langsung diadakan pelayanan embarkasi sesuai dengan rencana yang telah di tetap kan dalam rapat koordinasi sehari sebelumnya. Dalam proses embarkasi tersebut terlihat para petugas dengan sigap melaksanakan pelayanan dari Kantor KSOP Kelas II Kotabaru Batulicin, Kepolisian Resort Tanah Bumbu, Polsek Batulicin, dan Personil TNI AL sehingga proses embarkasi dapat berjalan dengan lancar, tertib dan aman.
“Sehingga pada Kamis 19 Maret 2026 Tepat pukul 20.00 LT KM Kapal Awu-Awu diberangkatkan menuju Pelabuhan Garongkong. Penanganan kapal KM Awu-Awu pada pelabuhan Batulicin semata – mata mempertimbangkan faktor keselamatan. Hal ini sesuai dengan arahan dari Bapak Menteri Perhubungan RI dan Bapak Direktur Jenderal Perhubungan Laut untuk selalu mengutamakan keselamatan (Zero Compromise For Safety) dan meningkatkan koordinasi serta sinergitas dengan para pihak terkait lainnya. Sehingga pelaksanaan Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2026 – 1447 H yang mengusung Tema “Bersama Raih Kemenangan Jaga Keselamatan” dapat berjalan dengan lancar, tertib dan aman serta selamat,” tutur Anggiat.
Anggiat, juga menyebutkan para Penumpang juga pada kesempatan itu menyampaikan rasa terima kasih telah diberikan pelayanan sampai akhirnya bisa berangkat mudik ke pelabuhan Garongkong (Sulawesi Selatan) dengan menumpang kapal KM Awu-Awu pada Kamis tanggal 9 Maret 2026 untuk merayakan lebaran bersama keluarga tercinta dikampung halaman masing – masing penumpang.
“Pada kesempatan yang sama Kantor KSOP Kelas II Kota Baru Batu Licin juga menghimbau kepada para penumpang agar mempersiapkan dengan baik dokumen perjalanan kembali ke Batulicin. Caranya adalah dengan membeli tiket menggunakan aplikasi penjualan tiket resmi yang telah di sediakan dan bukan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab agar perjalanan kembali ke Batulicin tidak mengalami kendala,” ujar Anggiat.
Anggiat menambahkan KSOP Kelas II Kotabaru – Batulicin terus berkomitmen meningkatkan pengawasan terhadap keselamatan pelayaran dengan semboyan “No Compromise to Safety” serta terus memberikan pelayanan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa (penumpang) transportasi laut.(Red-MM).
