
mimbarmaritim.id (Jakarta)
PT Energi Pelabuhan Indonesia (PT EPI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi pelabuhan nasional menuju operasional yang lebih efisien, modern dan ramah lingkungan. Penyelesaian pekerjaan elektrifikasi container crane milik PT Prima Nur Panurjwan (PT PNP), yang merupakan bagian dari Samudera Indonesia Grup, menjadi langkah konkret dalam mengurangi ketergantungan peralatan pelabuhan terhadap energi berbasis bahan bakar fosil.
Elektrifikasi peralatan bongkar muat, khususnya container crane, terbukti menjadi salah satu strategi efektif untuk menekan emisi karbon dan meningkatkan efisiensi energi di kawasan pelabuhan. Berdasarkan simulasi operasional berbagai pelabuhan internasional, konversi dari sistem berbahan bakar fosil ke energi listrik mampu mengurangi konsumsi bahan bakar hingga 40 – 60%, menekan emisi CO₂ beberapa ton per unit per hari, serta menghilangkan emisi SO₂ dan NOₓ yang umumnya dihasilkan mesin diesel. Selain itu, penggunaan energi listrik juga berdampak pada penurunan tingkat kebisingan dan peningkatan kualitas udara di area kerja pelabuhan.
Pekerjaan elektrifikasi container crane milik PT PNP yang diselesaikan PT EPI mencakup proses konversi suplai energi, instalasi sistem kelistrikan baru yang lebih efisien, serta pengujian dan commissioning untuk memastikan peralatan dapat beroperasi secara optimal dan aman. Langkah ini sejalan dengan upaya pelabuhan – pelabuhan nasional dalam menerapkan praktik green port seperti yang sudah diamanatkan pemerintah, sekaligus mendukung agenda peningkatan efisiensi dan modernisasi operasional pelabuhan.
Kerja sama strategis ini turut mendukung target Pelindo Grup dalam menciptakan operasional pelabuhan yang rendah emisi dan berstandar internasional. Sebagai entitas Pelindo Grup yang core bisninya bergerak dibidang penyediaan dan pengelolaan energi untuk kebutuhan pelabuhan. PT EPI memastikan seluruh proses pengerjaan proyek dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan, kualitas teknis, dan hasilnya esuai dengan standar Good Corporate Governance (GCG).
Direktur Utama PT Prima Nur Panurjwan, Firman Kartasasmita, mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi atas penyelesaian pekerjaan elektrifikasi container crane ini.
“Sebagai bagian dari Samudera Indonesia Grup, manajemen PT PNP terus mendorong modernisasi peralatan dan peningkatan keandalan operasional. Pekerjaan elektrifikasi yang diselesaikan PT EPI ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan efisiensi dan keandalan peralatan PT PNP. Hal ini merupakan langkah awal dari peningkatan berkelanjutan dan melalui mekanisme post project review PT PNP akan memastikan manfaat operasionalnya benar – benar optimal dan berkelanjutan,” kata Dirut PT Prima Nur Panurjwan, Firman Kartasasmita, dalam acara serah terima proyek pekerjaan elektrifikasi ini di Jakarta, Senin (17/11/2925) kemarin.
Sementara itu, Direktur Utama PT Energi Pelabuhan Indonesia, Andriyuda Siahaan, mengatakan bahwa penyelesaian proyek pekerjaan elektrifikasi ini menjadi momentum penting dalam langkah PT EPI memperluas implementasi elektrifikasi peralatan pelabuhan di seluruh Indonesia.
“Kami sangat berterima kasih kepada Samudera Indonesia Grup khususnya PT PNP atas kepercayaan yang diberikan kepada EPI. Seluruh proses pekerjaan yang dilakukan sesuai standar teknis dan keselamatan. Kami siap mendampingi PT PNP dalam fase evaluasi dan optimalisasi agar manfaat elektrifikasi ini dapat terukur dan mendukung peningkatan efisiensi operasional,” jelas Andriyuda Siahaan.
Andriyuda Siahaan menegaskan bahwa keberhasilan PT EPI mengerjakan proyek elektrifikasi container crane ini merupakan salah satu bukti kesiapan perusahaan dalam mendukung transformasi energi di sektor kepelabuhanan.
Kedepan, lanjutnya, PT EPI berkomitmen memperluas kolaborasi dengan operator terminal, perusahaan pelayaran, dan berbagai pemangku kepentingan untuk mempercepat penerapan teknologi ramah lingkungan di pelabuhan-pelabuhan nasional, termasuk pada entitas-entitas yang berada di bawah Samudera Indonesia Group.
“Melalui penyelesaian pekerjaan ini, PT EPI dan PT PNP menandai langkah penting dalam upaya modernisasi peralatan pelabuhan sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pengurangan emisi nasional. Inisiatif ini diharapkan menjadi contoh implementasi elektrifikasi peralatan bongkar muat yang dapat diterapkan di berbagai pelabuhan lainnya di Indonesia,” pungkas Andriyuda Siahaan.
Tentang Energi Pelabuhan Indonesia
PT Energi Pelabuhan Indonesia merupakan anak perusahaan dari PT Pelindo Jasa Maritim (Pelindo Grup) dan PT Pijar Laju Nusantasa Electricity Services (PLN Grup) yang berperan penting dalam mendukung operasional pelabuhan di Indonesia melalui penyediaan dan pengelolaan energi listrik serta air bersih. Dengan jangkauan operasional di berbagai pelabuhan strategis, PT EPI terus memperkuat kapasitas dan kualitas layanan melalui penerapan teknologi modern, efisiensi operasional, serta standar keselamatan tertinggi.(Red-MM).
