
mimbarmaritim.id (Sampit)
Kapal KM Leuser milik PT Pelayaran Indonesia (Persero)/ PT PELNI, dan KM Kirana III dan KM Dharma Rucitra VI milik PT Dharma Lautan Utama (PT DLU) pada Minggu (15/3/2026) telah diberangkatkan dari Pelabuhan Pelindo Regional III Sampit, Kalimantan Tengah tujuan Pelabuhan Tanjung Mas – Semarang dan Tanjung Perak – Surabaya, khususnya KM Leuser membawa penumpang sebanyak 1392 orang.
Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit Hotman Siagian menyampaikan untuk kapal KM Leuser milik PT PELNI penumpang yang diangkut sebanyak 1392 orang, jika digabungkan jumlah penumpang yang diangkut ke tiga kapal tersebut, penumpangnya kurang lebih sekitar 3000 orang. Ke tiga kapal ini diberangkatkan dari Pelabuhan Sampit menuju Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, dan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
“Kunjungan kapal selama kegiatan posko angkutan lebaran 2026 angkutan laut kurang lebih sekitar 18 hari yang sudah ditentukan oleh Kementerian Perhubungan RI. Menurut hemat kami hari ini adalah puncaknya sekaligus tiga kapal yang diberangkatkan, kemungkinan hari berikutnya atau besoknya yang akan diberangkatkan satu kapal dan dua kapal saja,” ungkap Hotman.
Menurut Hotman, karena hari ini merupakan puncaknya tentu jarak pelayaran yang akan ditempuh dari Pelabuhan Sampit menuju Pelabuhan Semarang kurang lebih 28 jam, hari ini keberangkatan dari pukul 11.00 WIB, tentu akan tiba besok di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang pada pukul 13.00 WIB.
Hotman menambahkan prediksi kenaikan penumpang berdasarkan data Kantor KSOP Kelas III Sampit setelah koordinasi dengan pihak operator, untuk Pelabuhan Sampit diprediksi penumpang mengalami kenaikan hingga 10%. Namun secara nasional kemarin diprediksi sekitar 6,7% menggunakan transportasi angkutan laut.
“Kami sangat apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Kapolres Sampit, Bapak Dandim 1015 Sampit, Kesehatan, Pelindo, PT PELNI, PT DLU dan seluruh instansi terkait lainnya, dan juga rekan – rekan awak media selalu ikut meliput kegiatan angkutan lebaran 2026. Karena sejak dari kemarin kita juga terus melakukan koordinasi komunikasi yang intens dengan para pemangku kepentingan dan dari tadi malam koordinasi dengan pihak operator,” pungkas Hotman.(Re-MM).
