
mimbarmaritim.id (Kendawangan)
Kementerian Perhubungan cq Direktorat Perhubungan Laut melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Kendawangan telah melakukan penyelamatan dan evakuasi ABK Nelayan KM. Ujung Timur yang berlayar dari Muara Angke dan tenggelam di perairan Laut Jawa.
Kepala Kantor Unit Penyelenggar Pelabuhan Kelas III Kendawangan Ahmad Yani Ridzani kepada Mimbar Maritim, Jumat (15/5/2026) mengatakan bahwa pihaknya menerima info tetkait tenggelannya Kapal Nelayan KM.Ujung Timur pada Rabu tanggal 13 Mei 2026 pukul 13.00 WIB melalui Agen TB. SAMUDRA SINDO VII (tujuan Serang – Kendawangan)
Ahmad Yani menjelaskan kronologis atas kejadian tersebut pada waktu subuh tanggal 9 Mei 2026 Kapal Nelayan KM. Ujung Timur berlayar untuk menangkap cumi/ikan dari Muara Angke tujuan Kuala Pembuang Kalimantan Tengah.
Minggu tanggal 10 Mei 2026 pukul 14.30 WIB di perairan laut jawa terjadi cuaca buruk dan ombak besar yang mengakibatkan kapal nelayan tersebut terbalik.
Senin tanggal 11 Mei 2026 pukul 16.30 – 17.00 LT Nahkoda TB. Samudra Sindo VII atas nama Capt. Andi Jaya menemukan 14 orang ABK kapal nelayan KM. Ujung Timur berada diatas kapal yang sudah terbalik untuk meminta pertolongan dan segera melakukan evakuasi seluruh ABK nelayan tersebut.
Rabu tanggal 13 Mei 2026 WIB pukul 13.00 WIB Kantor Syahbandar UPP Kelas III Kendawangan menerima informasi kecelakaan laut tenggelam kapal nelayan KM. Ujung Timur dan segera melakukan koordinasi ke Nahkoda TB. Samudra Sindo VII milik PT. Usda Seroja Jaya untuk mempersiapan evakuasi lanjutan terhadap korban ABK kapal nelayan tersebut.
“Jumat, tanggal 15 Mei 2026 pada pukul 01.00 WIB TB Samudera Sindo VII bersama 14 orang ABK Kapal Nelayan KM.Ujung Timur dinyatakan seluruhnya selamat tiba di pelabuhan Kendawangan, saat ini sedang istirahat dan sudah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Tim Medis dari Puskesmas Kendawangan,” sebut Ahmad Yani.
Lebih lanjut, Ahmad Yani menyampaikan ketika mendapat informasi musibah tenggelamnya KM.Ujung Timur tersebut Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kendawangan telah berkoordinasi secara aktif dengan pemilik kapal nelayan KM. Ujung Timur, keluarga korban, bersama Pos TNI AL, Polair dan Puskesmas Kendawangan untuk penanganan evakuasi lanjutan.
Selain itu, kata Ahmad Yani, pihaknya juga memberikan bantuan kepada seluruh ABK Kapal Nelayan yang selamat yakni mulai dari penanganan medis, pakaian ganti, makanan/minuman maupun penginapan dan proses pemulangan korban ke daerah asal para nelayan tersebut.
“Atas keberhasilan evakuasi ABK tenggelamnya Kapal Nelayan KM.Ujung Timur yang dinyatakan seluruh ABKnya selamat, atas nama Direktur Jenderal Perhubungan Laut melaui Kantor UPP Kelas III Kendawangan memberikan piagam penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Nahkoda dan ABK TB. Samudera Sindo VII atas aksi heroiknya menyelamatkan dan mengevakuasi 14 orang ABK kapal nelayan dengan selamat. Kapal tersebut tenggelam disebahkan faktor cuaca buruk dan ombak besar di perairan laut Jawa,” pungkas Ahmad Yani.(MM-01).
