
mimbarmaritim.id (Lampung)
Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kembali menunjukkan respons cepat dengan mengerahkan kapal patroli KPLP KN. Damaru-P.214 untuk melakukan pengawasan dan pengawalan terhadap KMP Mutiara Persada III yang mengalami gangguan mesin di perairan menuju Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung, Senin (18/52026) kemarin.
Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, melalui Plt. Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), Triono, segera melakukan koordinasi intensif dengan KSOP Kelas I Panjang dan Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok guna mengerahkan unsur patroli KPLP untuk memberikan pengawalan terhadap kapal KMP Mutiara Persada III hingga tiba dengan aman di Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung.
“Keselamatan pelayaran merupakan prioritas utama. Begitu menerima informasi adanya gangguan mesin pada KMP Mutiara Persada III, kami langsung mengerahkan KN. Damaru-P.214 untuk melakukan pengawalan dan memastikan seluruh penumpang serta awak kapal dapat tiba dengan selamat di Pelabuhan Panjang,” ujar Triono.
Triono menambahkan bahwa kehadiran unsur patroli KPLP di lapangan merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat pengguna jasa transportasi laut.
“Koordinasi cepat antarunit menjadi kunci dalam penanganan situasi seperti ini. Kami memastikan proses pengawasan, pengamanan, dan pengawalan berjalan optimal demi menjaga keselamatan jiwa di laut,” tambahnya.
Menurut Triono, bahwa KMP Mutiara Persada III diketahui mengangkut sebanyak 144 orang penumpang dan 93 unit kendaraan. Berkat pengawalan KN. Damaru dan koordinasi seluruh pihak terkait, kapal berhasil melanjutkan pelayaran menuju Pelabuhan Panjang – Bandar Lampung dengan kondisi aman dan terkendali. (Red-MM).
