

mimbarmaritim.id (Jakarta)
PT Pelabuhan Indonesia (Persero)/ Pelindo Regional 2 Cabang Sunda Kelapa bersama Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (DPC APBMI) Sunda Kelapa menyelenggarakan kegiatan Pembinaan dan Pelatihan K3 Sertifikasi Operator Mobile Crane dan Operator Forklift sebagai upaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja sekaligus memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan pelabuhan.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa ini dibuka secara resmi oleh General Manager PT Pelindo Regional 2 Cabang Sunda Kelapa Akmad Fahmi dan diikuti oleh para operator alat berat yang bekerja di kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, pada hari ini, Senin (8/6/2026).
General Manager PT Pelindo Regional 2 Cabang Sunda Kelapa Akmad Fahmi pada kesempatan itu mengatakan sebagai operator pelabuhan, PT Pelindo Regional 2 Cabang Sunda Kelapa berkomitmen mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia kepelabuhanan melalui penyediaan fasilitas dan dukungan terhadap berbagai program pengembangan kompetensi. Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan memiliki kemampuan teknis yang sesuai standar serta memahami pentingnya penerapan aspek keselamatan kerja dalam setiap aktivitas operasional.
“Pelatihan dan sertifikasi ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan tenaga kerja yang profesional, kompeten, dan berdaya saing, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman dan produktif guna mewujudkan target zero accident di kawasan pelabuhan,” ujar Fahmi.
Fahmi menyebutkan untuk memastikan pelatihan berjalan sesuai standar yang berlaku, DPC APBMI Sunda Kelapa menggandeng PT Rizky Valuzi Sejahtera sebagai Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3) yang memiliki kompetensi dalam penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi operator alat berat.
“Pelatihan dilaksanakan selama 5 (lima) hari, mulai tanggal 8 hingga tanggal 12 Juni 2026. Kegiatan diawali dengan pembekalan teori dan materi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada tanggal 8 -11 Juni 2026 di Aula PT Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa, kemudian dilanjutkan dengan uji praktik lapangan pada tanggal 12 Juni 2026 untuk mengukur kemampuan peserta dalam mengoperasikan Mobile Crane dan Forklift sesuai prosedur keselamatan yang berlaku,” jelas Fahmi.
Melalui kolaborasi ini, kata Fahmi, menambahkan PT Pelindo Regional 2 Cabang Sunda Kelapa dan DPC APBMI Sunda Kelapa berharap dapat terus mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja kepelabuhanan serta memperkuat implementasi budaya K3 guna mendukung kelancaran operasional pelabuhan, keselamatan pekerja, dan kelancaran rantai logistik nasional.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan ini para pemangku kepentingan di lingkungan Pelabuhan Sunda Kelapa, diantaranya perwakilan KSOP Kelas III Sunda Kelapa, Polsek Kawasan Sunda Kelapa, DPC INSA Sunda Kelapa, DPC ISAA Sunda Kelapa, serta Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Sunda Kelapa.
“Kehadiran para stakeholder tersebut dalam kegiatan ini menjadi wujud sinergi dan komitmen bersama dalam membangun budaya keselamatan kerja di sektor kepelabuhanan,” pungkas Fahmi.(MM-01).
