

mimbarmaritim.id (Jakarta)
IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) semakin mengukuhkan posisinya sebagai pusat benchmarking global melalui fasilitas Integrated Planning & Control. Keunggulan sistem operasi pelabuhan yang terpusat ini menjadi perhatian internasional, dibuktikan dengan sambutan kunjungan strategis dari International Maritime Organization (IMO) dan PT PBM Dharma Lautan Nusantara di Terminal Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (22/10/2026)
Dalam kunjungan ini membawa delegasi dari dua perusahaan logistik raksasa asal Jepang, yakni Daiichi Chuo Kinkai Kaisha dan Suzuyo & Co., Ltd. Kunjungan di Terminal Tanjung Priok ini salah satunya menyoroti bagaimana inovasi digital IPC TPK mampu memenuhi standar tata kelola operasional dan keberlanjutan kelas dunia.
“Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa transformasi digital dan sentralisasi perencanaan yang kami terapkan tidak hanya berhasil memacu produktivitas operasional, tetapi juga menjawab tantangan industri logistik global saat ini,” kata Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK Daniel Setiawan kepada awak media di Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Daniel menyatakan hal ini ditunjukkan IPC TPK melalui komitmen nyata dalam menyelaraskan efisiensi operasional pelabuhan dengan prinsip keberlanjutan lingkungan global menjadi sorotan utama pada agenda ini. Dalam agenda kunjungan tersebut, delegasi International Maritime Organization (IMO) berfokus pada penjajakan peluang kerja sama terkait pelaksanaan Blue Solutions Project di Indonesia.
“Proyek berkelanjutan ini memiliki tujuan akhir yang sejalan dengan visi masa depan pelabuhan, yakni “Reducing Maritime Transport Emissions” atau pengurangan emisi transportasi laut,” ujar Daniel.
Menurutnya, melalui fasilitas Integrated Planning & Control, IPC TPK dapat menunjukkan bagaimana optimalisasi perencanaan sandar dan bongkar muat secara real-time mampu menekan waktu tunggu kapal (idle time), yang secara langsung berkontribusi pada efisiensi bahan bakar dan penurunan emisi gas buang di area pelabuhan.
Sementara itu, lanjut Daniel, bahwa kehadiran PT PBM Dharma Lautan Nusantara bersama delegasi Daiichi Chuo Kinkai Kaisha dan Suzuyo & Co., Ltd. bertujuan untuk menyaksikan dan meninjau langsung kelancaran kegiatan operasi di Terminal Tanjung Priok. Dari pusat kendali Integrated Planning & Control, para delegasi Jepang dapat memantau transparansi, ketepatan, dan keandalan sistem pelayanan IPC TPK.
Dikatakanya, bahwa peninjauan lapangan secara komprehensif ini menjadi langkah awal yang penting bagi perusahaan logistik tersebut untuk menjajaki peluang kerja sama bisnis di masa depan, guna memperkuat rantai pasok logistik antara Indonesia dan Jepang.
“Melalui kolaborasi lintas negara dan organisasi ini, kami berharap sistem Integrated Planning & Control IPC TPK dapat terus memberikan nilai tambah bagi penciptaan ekosistem maritim yang lebih hijau, efisien, dan modern,” tutup Daniel.(Red-MM).
