
mimbarmaritim.id (Tanjung Priok)
PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) kembali menunjukkan kapabilitasnya dalam layanan bongkar muat kargo khusus dengan menangani kedatangan 3.100 ekor sapi impor (live stock) asal Australia di Dermaga 101, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/2/2026) lalu.
Kegiatan bongkar berlangsung dengan pengawasan serta menerapkan standar operasional dan prosedur bongkar muatan hewan sesuai ketentuan yang berlaku. Proses penanganan dilakukan secara hati-hati guna memastikan keselamatan ternak serta kelancaran distribusi sebagai bagian dari upaya mendukung ketersediaan pasokan daging di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, turut meninjau dan menyaksikan langsung proses bongkar sapi impor asal Australia di Dermaga 101, Pelabuhan Tanjung Priok. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kelancaran proses kedatangan dan distribusi pasokan daging ke wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.
Sementara itu, EGM Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, menegaskan kesiapan fasilitas dan layanan di Pelabuhan Tanjung Priok dalam mendukung kelancaran arus barang, termasuk komoditas hewan hidup.
“Pelindo Regional 2 Tanjung Priok berkomitmen memberikan layanan kepelabuhanan yang andal dan terintegrasi. Penanganan live stock memerlukan perhatian khusus, baik dari sisi fasilitas sandar, pengaturan arus kendaraan, hingga koordinasi lintas instansi, dan seluruhnya telah kami siapkan dengan baik,” jelasnya.
Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha sekaligus Plt. Direktur Operasi PTP Nonpetikemas, Dwi Rahmad Toto S., menambahkan bahwa keberhasilan penanganan 3.100 ekor sapi ini mencerminkan kompetensi PTP Nonpetikemas dalam mengelola berbagai jenis kargo nonpetikemas, termasuk komoditas khusus.
“Sebagai operator terminal nonpetikemas, PTP Nonpetikemas memiliki pengalaman dalam menangani kargo curah, general cargo, hingga live stock. Kami memastikan proses bongkar muat berjalan efektif, memperhatikan aspek HSSE, serta mendukung kelancaran rantai pasok pangan nasional,” ungkap Toto.
Toto menambahkan PTP Nonpetikemas akan terus memperkuat kolaborasi dengan Pelindo Grup, pemerintah daerah, serta instansi terkait guna memastikan setiap kegiatan operasional berjalan optimal, aman, dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.
Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, manajemen Pelindo Group dan stakeholders yang terkait lainnya. Hadir dalam kesempatan tersebut Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, EGM Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, serta Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha sekaligus Plt. Direktur Operasi PTP Nonpetikemas, Dwi Rahmad Toto S, dan Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman.(Red-MM).
