

mimbarmaritim.id (Surabaya)
PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak usaha PT Subholding Pelindo Terminal Petikemas, (PT SPTP) secara berkelanjutan melakukan berbagai upaya untuk memastikan dan memperkuat budaya melayani sepenuh hati dengan tetap mengedepankan pelaksanaan komitmen Pelindo Bersih berdasarkan ketentuan dalam Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) di semua lini layanan, termasuk layanan receiving delivery kepada para pengemudi truk.
Kegiatan sosialisasi SMAP ini dilaksanakan pada hari Kamis (2/4/2026) lalu bertempat di Area Parkir Ekspor TPS – Surabaya dan diikuti oleh para pengemudi truk yang beraktivitas di lingkungan operasional perusahaan.
Sejalan dengan tagline TPS “Reliable Terminal with Service Excellence” dan semangat Danantara “Melayani Sepenuh Hati”, TPS memastikan bahwa kelancaran kegiatan operasional di terminal dapat dirasakan langsung oleh para pengemudi truk.
Dalam sosialisasi ini, TPS menyampaikan berbagai potensi kendala operasional yang mungkin terjadi di lapangan serta kanal komunikasi resmi (nomor telpon Customer Service di (031) 320 2020 dan atau e-mail ke CS@tps.co.id) yang dapat digunakan untuk memperoleh informasi maupun solusi secara cepat dan terbuka.
Melalui pemastian tersebut, TPS menegaskan bahwa kelancaran arus barang di terminal ditopang oleh layanan yang handal dan komunikasi yang jelas, bukan karena adanya praktik – praktik yang menyimpang. Apabila peserta menemukan indikasi bahwa kendala operasional disebabkan oleh permintaan imbalan, pungutan liar, atau bentuk gratifikasi lainnya, TPS menyediakan kanal pengaduan resmi agar setiap laporan dapat ditindaklanjuti secara aman, rahasia, dan bertanggung jawab.
TPS menyediakan kanal pengaduan pelanggaran yang dapat diakses oleh masyarakat apabila mendapati terjadinya dugaan tindakan pungutan liar melalui Whistleblowing Pelindo melalui nomor +62811 933 2345 / +62 811 9511 665/email ke pelindobersih@whistleblowing.link.
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika A. Palupi, menyampaikan TPS ingin memastikan pengemudi truk merasa aman dan nyaman saat beraktivitas di terminal. “Kami ingin pengemudi truk tahu bahwa jika ada kendala di lapangan, ada jalur komunikasi resmi yang bisa digunakan. Kelancaran layanan di TPS bukan karena pungutan atau imbalan, tetapi karena sistem yang kami jalankan secara konsisten sesuai komitmen Pelindo Bersih dan SMAP,” jelas Erika.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, kata Erika TPS menegaskan komitmennya dalam memperkuat budaya Melayani Sepenuh Hati sebagaimana tercermin dalam tagline “Reliable Terminal with Service Excellence”, sekaligus menjalankan Komitmen Pelindo Bersih melalui implementasi SMAP secara konsisten.
Menurut Erika, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan TPS untuk memastikan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pengemudi truk, memahami hak, kewajiban, serta saluran komunikasi yang tersedia demi terciptanya layanan terminal yang lancar, adil, dan bebas dari praktik suap maupun pungutan liar.
“Sebagai bentuk dukungan terhadap keselamatan kerja, TPS juga membagikan perlengkapan keselamatan berupa helm dan rompi kepada para pengemudi truk. Hal ini sejalan dengan upaya perusahaan dalam menumbuhkan budaya kerja yang aman, tertib, dan disiplin di kawasan pelabuhan,’ sebut Erika.
Melalui kegiatan ini, tambah Erika, TPS berharap nilai-nilai integritas, transparansi dan akuntabilitas semakin tertanam di seluruh lini operasional. Penguatan sinergi antara perusahaan dan mitra kerja diharapkan dapat mendukung terciptanya layanan logistik yang berkelanjutan, berdaya saing dan berorientasi pada tata kelola yang baik.(Red-MM).
