
mimbarmaritim.id (Banjarmasin)
Menjaga keamanan kawasan pelabuhan tidak cukup hanya mengandalkan kesiapsiagaa, namun di lapangan, personel satuan pengamanan juga dituntut memiliki kemampuan komunikasi, memahami prosedur penanganan situasi darurat, hingga memberikan pelayanan yang profesional kepada para pengguna jasa.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, PT Pelindo Daya Sejahtera (PDS) Regional Kalimantan menyelenggarakan kegiatan Refresh Training Satuan Pengamanan selama dua hari pada tanggal 29 – 30 Juli 2026 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Pelatihan ini diikuti 104 orang personel satuan pengamanan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat kompetensi personel keamanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan di lingkungan Pelindo Group.
Kegiatan ini didukung melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Subregional Kalimantan serta menghadirkan narasumber dari Direktorat Binmas Polda Kalimantan Selatan dan Business and Communication Training Institute (BCTI) Hasnur Center.
Pelatihan selama dua hari, peserta memperoleh pembekalan mengenai profesi, tugas pokok, fungsi, peran, dan kewenangan satuan pengamanan, termasuk penanganan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TPTKP), penangkapan, dan penggeledahan sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk memperkuat kualitas layanan, peserta juga mendapatkan materi Service Excellence dan simulasi pelayanan dari BCTI Hasnur Center sebagai bekal dalam memberikan pelayanan kepada pengguna jasa di lingkungan pelabuhan.
Selain materi di dalam kelas, peserta juga mengikuti praktik lapangan yang meliputi Peraturan Baris Berbaris (PBB), bela diri, hingga penggunaan tongkat. Rangkaian pelatihan ini dirancang agar setiap personel mampu mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan Bet Lengan Safety Agent kepada perwakilan personel satuan pengamanan dari masing-masing entitas di Area Banjarmasin. Penyerahan tersebut menjadi simbol komitmen dalam memperkuat peran personel keamanan sebagai Safety Agent yang turut berkontribusi membangun budaya keselamatan kerja di lingkungan operasional.
Direktur PT Pelindo Daya Sejahtera, Sumargo, mengatakan bahwa pengembangan kompetensi personel keamanan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mampu menjawab dinamika pekerjaan yang terus berkembang.
“Kami percaya kompetensi perlu terus diperbarui seiring dengan perkembangan kebutuhan di lapangan. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan setiap personel satuan pengamanan memiliki bekal yang sesuai dengan tantangan tugasnya, mulai dari kemampuan teknis, pelayanan kepada pengguna jasa, hingga kepedulian terhadap keselamatan kerja. Kami berharap pembekalan ini dapat semakin memperkuat profesionalisme personel sehingga mampu memberikan rasa aman sekaligus pelayanan yang terbaik di lingkungan Pelindo Group,” tutur Sumargo.
Menurut Sumargo, lingkungan kerja yang aman tidak hanya dibangun melalui sistem dan prosedur, tetapi juga ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Karena itu, peningkatan kompetensi menjadi investasi jangka panjang untuk menjaga standar keamanan sekaligus memperkuat kualitas pelayanan di lingkungan operasional.
Melalui refresh training ini, tambah Sumargo, manajemen PDS berharap seluruh personel satuan pengamanan semakin siap menjalankan tugas secara profesional, humanis, sigap, dan berintegritas. Kompetensi yang terus diperbarui diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang aman dan tertib, sekaligus menghadirkan pelayanan yang semakin baik bagi para pengguna jasa.
“Diharapkan, lingkungan pelabuhan yang aman dan pelayanan yang berkualitas menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dan dunia usaha yang bergantung pada layanan kepelabuhanan,” pungkas Sumargo.(Red-MM).
