
mimbarmaritim.id (Jakarta)
PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) bersama enam perusahaan lain di lingkungan Pelindo Group turut berpartisipasi dalam Program PELITA (Pelindo Lingkungan TanpacAnak Stunting) 2026 yang diselenggarakan di Kelurahan Rawa Badak Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Rabu (29/7/2026) lalu.
Program ini merupakan bentuk kolaborasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang diinisiasi oleh PT Pelindo Sinergi Lokaseva bersama PT Menara Maritim Indonesia, PT Jasa Armada Indonesia, PT Multi Terminal Indonesia, IPCC, PT IPC Terminal Petikemas, dan PT Pelabuhan Tanjung Priok. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk edukasi gizi dan workshop pengolahan menu sehat balita, dengan sasaran 30 anak yang terindikasi stunting beserta 30 ibu hamil di wilayah tersebut.
Kolaborasi tujuh Perusahaan ini dilatarbelakangi oleh keinginan bersama untuk berkontribusi nyata dalam menekan angka stunting di lingkungan sekitar wilayah operasional perusahaan. Kegiataan turut dihadiri oleh perwakilan Kecamatan Koja, sebagai bentuk dukungan dari unsur pemerintah setempat.
Program PELITA 2026 hadir sebagai upaya nyata untuk mendukung target pemerintah dalam menurunkan prevalensi stunting melalui pendekatan edukatif dan berkelanjutan. Melalui edukasi gizi, para ibu hamil dan keluarga balita diberikan pemahaman mengenai pentingnya asupan gizi seimbang sejak masa kehamilan hingga periode emas tumbuh kembang anak.
Pada workshop olah menu sehat balita turut dihadirkan agar para peserta dapat langsung mempraktikkan cara mengolah bahan pangan bergizi menjadi menu yang menarik dan mudah diterima oleh anak-anak. Dengan pendekatan yang aplikatif ini, program diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang, bukan hanya sekadar edukasi satu arah, sehingga masyarakat dapat menerapkan pola asuh gizi yang lebih baik secara mandiri di kemudian hari.
Lurah Rawa Badak Utara, Esther Laura Kartini, pada kesempatan itu mengatakan pihaknya apresiasi yang tinggi atas kolaborasi tujuh perusahaan di lingkungan Pelindo Group yang telah menginisiasi program ini.
“Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang dibangun oleh perusahaan – perusahaan di lingkungan Pelindo Group ini. Program seperti ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat kami, khususnya dalam upaya pencegahan stunting,” ujar Esther.
Esther menambahkan semoga program ini dapat terus berkelanjutan, mengingat penanganan stunting membutuhkan pendampingan yang konsisten dari waktu ke waktu. Sinergi antara sektor industri dan pemerintah seperti ini menjadi kunci penting keberhasilan program – program kesejahteraan masyarakat di wilayah Rawa Badak Utara.
Sementara, Sekretaris Perusahaan IPCC, Roro Endah Dwi Liesly, yang lebih akarab disapa Endah juga menyampaikan pandangannya mengenai keterlibatan IPCC dalam program ini. “Anak-anak adalah penerus generasi bangsa yang keberadaannya harus benar-benar diperhatikan tumbuh kembangnya sejak dini. Sebagai bagian dari lingkungan Pelindo Group yang beroperasi di wilayah ini, IPCC merasa memiliki tanggung jawab untuk turut hadir dan berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting demi tumbuh kembang generasi penerus bangsa yang lebih baik.”
Endah mengungkapkan bahwa keterlibatan IPCC dalam Program PELITA Tahun 2026 merupakan wujud nyata komitmen manajemen IPCC terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Kedepannya, tambah Endah, IPCC akan terus mendukung berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya di wilayah sekitar area operasional perusahaan serta sekaligus terus memantau perkembangan program ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
