
minbarmaritim.id (Makassar)
PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging dan Shipyard (MEPS) melaksanakan Program Pelatihan Peningkatan Kepemimpinan (Leadership Enchancement) pada tanggal 9-11 Desember 2025 yang lalu.
Program Leadership Enhancement ini merupakan program pengembangan kompetensi bagi pejabat struktural di seluruh wilayah operasional SPJM dengan fokus utama mengakselerasi peningkatan kompetensi kepemimpinan ditengah tantangan bisnis yang dinamis.
Pelatihan ini memprioritaskan 3 (tiga) kompetensi leader yakni pengambilan keputusan yang sesuai kewenangan, kepemimpinan mampu memotivasi dan menggerakan tim secara efektif, serta pemahaman terhadap standar pelayanan prima (service excellence).
“Pelatihan kali ini menjadi salah satu inisiatif perusahan untuk terus melakukan improvement dalam pelaksanaan service excellence yang sejalan dengan visi Perusahaan kedepan. Dengan pelaksanaan Leadership Enhancement ini, manajemen SPJM ingin memastikan kepemimpinan yang cakap untuk menghadapi tantangan dan peluang bisnis yang semakin bersaing,” demikian disampaikan Senior Vice President (SVP) Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick, kepada Mimbar Maritim, hari ini, Senin (15/12/2025) yang juga menjadi salah satu tim pemateri dalam kegiatan pelatihan.
Patrick menyebutkan kegiatan pelatihan ini mengusung tema “Strategic Leadership for Business Excellence” dan kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sesi sharing session oleh senior leader SPJM Pusat dimana beberapa senior vice president memberikan materi – materi terkait dengan pelaksanaan fungsi divisi terkait.
“Dengan pelaksanaan pelatihan ini, diharapkan dapat memperkuat kemampuan tim manajemen SPJM dalam menjalankan fungsi strategis mereka sebagai pemimpin yang mampu memberikan arahan, memastikan kualitas layanan serta mampu mengelola tim menuju pencapaian kinerja yang optimal,” ujar Patrick.
Selain itu, tambah dia, melalui kegiatan pelatihan menghasilkan kepemimpinan yang cakap juga diharapkan mampu meningkatkan retensi dan keterlibatan karyawan melalui budaya positif yang nantinya juga akan dapat menciptakan transisi kepemimpinan yang lebih mulus dan stabilitas perusahaan jangka panjang.(Red-MM).
