mimbarmaritim.id (Jakarta)
PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM) salah satu bagian dari Pelindo Grup yang core bisnisnya bergerak di bidang jasa pemanduan dan penundaan kapal, kembali mencatatkan kinerja positif produksi jasa penundaan dan pemanduan hingga akhir Desember tahun 2025, seiring meningkatnya aktivitas kepelabuhanan, optimalisasi layanan di berbagai wilayah operasional, serta peran strategis IPCM dalam mendukung kelancaran logistik nasional.
Hingga Desember tahun 2025, total produksi penundaan IPCM mencapai 1,85 juta GT Jam, tumbuh 6,67% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini ditopang oleh peningkatan layanan pada segmen umum, Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS), dan Terminal Khusus (TERSUS), sejalan dengan meningkatnya aktivitas kapal niaga, energi, dan peti kemas di berbagai pelabuhan utama.
Kinerja pemanduan juga menunjukkan tren pertumbuhan yang solid, dengan total produksi mencapai 747,99 juta GT hingga Desember 2025, atau meningkat signifikan sebesar 70,17% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Dari gerakan kapal juga mengalami peningkatan sebesar 165,78% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya menjadi 101.544 gerakan kapal. Peningkatan ini mencerminkan tingginya aktivitas gerak kapal dan kepercayaan pengguna jasa terhadap keandalan layanan pemanduan IPCM di wilayah operasionalnya.
Secara regional, pertumbuhan produksi ditopang oleh kontribusi kuat dari sejumlah wilayah strategis, peningkatan tersebut didukung oleh bertambahnya layanan kargo, penguatan aktivitas ekspor komoditas, layanan energi dan LNG, serta peningkatan transshipment komoditas nickel di wilayah timur Indonesia.
Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia Tbk, Shanti Puruhita, mengatakan bahwa capaian kinerja hingga akhir tahun 2025 menjadi fondasi yang kuat bagi IPCM dalam menyongsong tahun 2026.
“Pertumbuhan produksi penundaan dan pemanduan hingga Desember tahun 2025 mencerminkan konsistensi IPCM dalam menjaga keandalan layanan, keselamatan pelayaran, dan efisiensi operasional. Capaian ini menjadi modal penting bagi kami untuk melangkah lebih progresif di tahun 2026,” kata Shanti Puruhita melalui keterangan resmi diterima redaksi Mimbar Maritim, hari ini Kamis (29/1/2026).
Shanti mengungkapkan memasuki tahun 2026, IPCM akan memfokuskan langkah strategis pada penguatan keandalan operasional, peningkatan produktivitas layanan, serta pengembangan bisnis yang berkelanjutan. Perusahaan juga akan terus memperkuat sinergi dengan pemangku kepentingan, mengoptimalkan pemanfaatan armada, serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia guna mendukung pertumbuhan layanan kepelabuhanan dan logistik nasional.
“Dengan kinerja yang terus bertumbuh dan arah strategis yang terukur, IPCM optimistis dapat terus memperkuat posisinya sebagai penyedia jasa pemanduan dan penundaan yang profesional, andal, dan berdaya saing, sekaligus memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan,” pungkas Shanti.(MM-01).
