
mimbarmaritim.id (Panjang)
Sebagai bagian dari PTP Nonpetikemas, Cabang Panjang – Provinsi Bandar Lampung, memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran arus logistik di wilayah Sumatera Selatan. Posisi yang terintegrasi dengan jaringan transportasi darat dan kereta api, cabang ini menjadi simpul penting dalam distribusi berbagai komoditas unggulan daerah.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan operasional yang andal dan berkelanjutan guna mendukung kebutuhan logistik pelanggan sepanjang tahun 2026,” kata Doddy Setiawan, Branch Manager (BM) PTP Nonpetikemas Cabang Panjang kepada Mimbar Maritim diruang kerjanya, Rabu (15/4/2026).
Doddy menjelaskan saat inj PTP Nonpetikemas Cabang Panjang melayani berbagai jenis kargo, mulai dari curah kering seperti pupuk, batu spit, kedelai, gula mentah, garam, clinker, dan jagung, hingga curah cair seperti CPO, POME, RDB PO, aspal, dan solar, serta general cargo seperti alat berat dan sarana perkeretaapian. Fasilitas terminal didukung dermaga sepanjang 1707 meter dan lapangan seluas 24.292 meter persegi, serta peralatan modern seperti gantry luffing crane, grab, jib crane, hopper, forklift, rampdoor, pompa POME dan jembatan timbang guna menunjang kelancaran bongkar muat.
Sepanjang tahun 2026, lanjut Doddy, PTP Nonpetikemas Cabang Panjang mencatat capaian operasional yang positif, ditandai dengan kelancaran layanan bongkar muat serta peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Salah satu kegiatan strategis adalah penanganan bongkar lokomotif impor dari Amerika Serikat yang dilakukan secara bertahap hingga akhir tahun 2026, dengan total rencana pengiriman mencapai 54 unit.
“Kegiatan tersebut menunjukkan kemampuan operasional cabang dalam menangani kargo khusus dengan standar keselamatan yang tinggi, sekaligus memperkuat integrasi logistik antara pelabuhan dan transportasi kereta api di wilayah Sumatera bagian selatan,” ujarnya.
Doddy menyebutkan pada triwulan pertama tahun 2026 ini, PTP Nonpetikemas Cabang Panjang juga telah menunjukkan tren positif dengan pencapaian throughput sebesar 1.3 juta ton dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 5%, hal ini dipengaruhi dengan adanya pangsa pasar baru yang didapat serta kerjasama strategis dengan beberapa pengguna jasa.
“Kinerja positif ini merupakan hasil sinergi antara perusahaan, pelanggan, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelancaran operasional sepanjang tahun,” ungkap Doddy.
Lebih lanjut, Doddy menyampaikan wilayah kerja Cabang Panjang yang mencakup hinterland Sumatera bagian selatan turut didukung oleh komoditas unggulan seperti batubara dan produk agroindustri, yang menjadi penggerak utama aktivitas logistik di kawasan tersebut.
Ia menambahkan sebagai bagian dari komitmen perusahaan, PTP Nonpetikemas Cabang Panjang juga terus memperkuat hubungan dengan pelanggan melalui berbagai inisiatif strategis, salah satunya kegiatan Apresiasi Pelanggan pada penghujung tahun 2025 dan awal tahun 2026. Kegiatan ini menjadi simbol kesinambungan layanan operasional yang berjalan tanpa henti (24/7) serta bentuk penghargaan atas kepercayaan pelanggan.
“PTP Nonpetikemas Cabang Panjang terus mendorong penerapan aspek keselamatan kerja, transformasi operasional, serta peningkatan kualitas layanan sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan (continuous improvement). Komitmen terus ditingkatkan melalui kinerja operasional, kolaborasi dengan pelanggan, serta mendukung pengembangan ekosistem logistik yang efisien dan berkelanjutan di tahun 2026,” pungkas Doddy.(MM-01).
