
mimbarmaritim.id (Cirebon)
PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Cirebon terus mencatatkan kinerja operasional yang positif dalam mendukung kelancaran arus logistik di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya. Sebagai salah satu pelabuhan strategis di pesisir utara Pulau Jawa, cabang ini memiliki peran penting dalam mendukung distribusi barang untuk sektor industri, konstruksi, dan energi.
Dengan lokasi yang strategis serta konektivitas yang terintegrasi dengan jalur distribusi darat, Cabang Cirebon menjadi simpul penting dalam rantai pasok nasional. Keberadaan pelabuhan ini turut mendorong efisiensi logistik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah hinterland.
“Kami terus berkomitmen meningkatkan kinerja operasional dan kualitas layanan guna memenuhi kebutuhan pelanggan serta mendukung kelancaran logistik,” demikian disampaikan Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Cirebon Hari Priyatna melalui keterangan resmi diterima redaksi Mimbar Maritim, hari ini Kamis (9/7/2026).
Dari sisi operasional, lanjut Hari, menerangkan PTP Nonpetikemas Cabang Cirebon melayani berbagai jenis komoditas, antara lain curah kering seperti batubara, pasir, clinker, semen, dan gypsum; curah cair seperti CPO, biosolar, dan aspal; serta project cargo, dan pipa. Didukung oleh fasilitas pelabuhan yang memadai, mulai dari dermaga, lapangan penumpukan, gudang, hingga peralatan bongkar muat, operasional pelabuhan dapat berjalan secara efektif dan efisien.
Hari juga menjelaskan PTP Nonpetikemas Cabang Cirebon mencatat realisasi throughput sebesar 1,744 juta ton hingga Mei 2026. Capaian tersebut tumbuh 23,02% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 1,418 juta ton, dan apabila dibandingkan dengan RKAP tahun 2026 sebesar 1,625 juta ton tercapai sebesar 7,37%, didukung oleh pertumbuhan pada sejumlah komoditas yang menjadi penopang aktivitas operasional di wilayah Cirebon.
Kinerja menonjol ditunjukkan oleh kemasan curah kering yang membukukan realisasi sebesar 1,606 juta ton atau meningkat 23,37% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 1,302 juta ton.
Selain mencatat pertumbuhan yang kuat, segmen ini juga melampaui RKAP dengan capaian sebesar 10,34%, mencerminkan tingginya aktivitas layanan pada komoditas tersebut. Pertumbuhan positif juga tercatat pada kemasan curah cair dengan realisasi sebesar 79,1 ribu ton, meningkat 14,55% dibandingkan capaian hingga Mei 2025 sebesar 69,07 ribu ton.
Sementara, kata Hari, untuk komoditas batubara tetap menjadi kontributor terbesar terhadap total throughput Cabang Cirebon, dengan realisasi mencapai 1,321 juta ton hingga Mei 2026, serta menjadi komoditas utama yang mendorong aktivitas distribusi dan logistik di wilayah operasional.
Hari mengungkapkan dalam menjalankan operasional, PTP Nonpetikemas turut mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui berbagai inisiatif, seperti efisiensi energi, optimalisasi penggunaan alat bongkar muat, serta penerapan operasional yang lebih ramah lingkungan.
Selain itu, tambah Hari, perusahaan juga aktif melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar serta mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Cirebon akan terus memperkuat kinerja dan meningkatkan throughput melalui berbagai langkah strategis, mulai dari optimalisasi fasilitas dan peralatan, hingga peningkatan produktivitas operasional. Dengan tetap mengedepankan keselamatan dan pelayanan prima,” pungkas Hari.(Red-MM).
