
mimbarmaritim.id (Jakarta)
Dalam rangka upaya meningkatkan pelayanan dan kelancaran operasional kapal penumpang penyebrangan rute Kepulauan Seribu, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 2 Cabang Sunda Kelapa melaksanakan kegiatan sosialisasi prosedur pelayanan kapal penumpang yang bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara, pada Senin (6/4/2026) kemarin.
Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh General Manager (GM) Pelindo Regional 2 Cabang Sunda Kelapa Ahmad Fahmi, Plt Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sunda Kelapa M. Nuryadi, Kapolsek Sunda Kelapa Hitler Napitupulu, perwakilan UP AP Dinas Perhubungan DKI Jakarta Wildan Anwar, perwakilan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Sunda Kelapa Regina Listyani, Karantina BKHIT Sunda Kelapa Taufan Tanto, perwakilan operator kapal penumpang PT Pundi Artha Prima Bahari, Ketua DPC PELRA Sunda Kelapa H. Bahar serta stakeholder terkait lainnya.
General Manager (GM) Pelindo Regional 2 Cabang Sunda Kelapa Ahmad Fahmi dalam paparannya mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai alur pelayanan embarkasi dan debarkasi kapal penumpang, sekaligus menyelaraskan koordinasi antara operator kapal, Pelindo, dan instansi/stakeholder kepelabuhanan lainnya.
Fahmi menjelaskan bahwa bahwa proses pelayanan kapal penumpang kini telah terintegrasi melalui sistem digital seperti Inaportnet dan Phinnisi. Operator kapal diwajibkan menyampaikan Laporan Kedatangan dan Keberangkatan Kapal (LK3), serta melakukan pengajuan penambatan, keberangkatan, maupun perpindahan kapal melalui kedua sistem tersebut.
Selain itu, lanjut Fahmi, koordinasi terkait Rencana Penambatan Kapal (RPK) juga menjadi bagian penting dalam memastikan kelancaran arus kapal, baik untuk kegiatan tambat, pindah, maupun keberangkatan menuju Kepulauan Seribu dan wilayah perairan sekitar Sunda Kelapa.
Fahmi juga menyebutkan saat ini tidak hanya dari sisi prosedur, Pelindo juga terus akan meningkatkan fasilitas pendukung pelayanan di pelabuhan. Beberapa peningkatan yang telah dilakukan antara lain penambahan CCTV dibeberapa titik lokasi, penyediaan life buoy, serta penataan area shelter (ruang tunggu), toilet (WC), Dermaga, dan jalur pejalan kaki guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan para pengguna jasa.
Fahmi, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi seperti ini merupakan langkah penting dalam rangka untuk memastikan seluruh stakeholder memiliki pemahaman yang sama terhadap prosedur pelayanan kapal penumpang.
Ditambahkannya, melalui sosialisasi ini, Pelindo berharap akan tercipta kesamaan persepsi dan peningkatan koordinasi antar stakeholder, sehingga pelayanan kepada pengguna jasa dapat berjalan lebih optimal, aman, tertib dan lancar.
“Melalui kegiatan ini, seluruh pihak yang terlibat dapat memahami dan menerapkan prosedur yang telah ditetapkan, sehingga tercipta pelayanan yang lebih efektif, efisien, dan berstandar tinggi bagi masyarakat pengguna jasa transportasi laut,” pungkas Fahmi.(MM-01).
