
mimbarmaritim.id (Jakarta)
PTP Non Petikemas menandai pergantian dengan apresiasi kepada pengguna jasa yang terakhir dilayani di tahun 2025 dan perdana pelayanan di 2026 dengan cendramata dan sertifikat.
Menutup tahun 2025 sekaligus menyambut awal tahun 2026, PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Non Petikemas) melaksanakan kegiatan Apresiasi Pelanggan secara serentak di 11 cabang operasional yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam memperkuat hubungan kemitraan serta menjaga kesinambungan layanan kepelabuhanan nonpetikemas tanpa henti.
Melalui kegiatan ini, PTP Non Petikemas memberikan apresiasi kepada pelanggan yang melakukan kegiatan operasional terakhir di penghujung tahun 2025 serta pelanggan yang pertama memulai kegiatan operasional di awal tahun 2026 pada masing-masing cabang. Penghargaan tersebut diberikan atas kegiatan bongkar, muat, receiving, maupun delivery berbagai komoditas yang ditangani di PTP Non Petikemas.
Momen transisi akhir dan awal tahun ini menjadi simbol keberlanjutan layanan operasional pelabuhan yang berjalan 24 jam sehari, 7 hari seminggu, sekaligus menegaskan kesiapan PTP Nonpetikemas dalam mendukung kelancaran arus logistik nasional.
Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha PTP Nonpetikemas, Dwi Rahmad Toto, mengatakan bahwa kepercayaan pelanggan merupakan salah satu faktor utama dalam keberlangsungan bisnis perusahaan.
“PTP Non Petikemas mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan dan kerja sama yang terjalin sepanjang tahun 2025. Sinergi yang terbangun antara perusahaan, pelanggan, dan para pemangku kepentingan menjadi fondasi penting dalam menjaga kelancaran operasional kepelabuhanan. Memasuki tahun 2026, kami terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan operasional 24/7 yang andal, aman, dan berkelanjutan,” kata Dwi Rahmad Toto kepada Mimbar Maritim, hari ini Jumat (2/1/2026).
Toto menjelaskana sepanjang tahun 2025, PTP Nonpetikemas mencatat berbagai capaian positif, mulai dari peningkatan kinerja layanan operasional, optimalisasi proses bongkar muat, dukungan terhadap distribusi komoditas unggulan di masing-masing daerah, kontribusi terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN), hingga penguatan transformasi digital dan penerapan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Capaian ini merupakan hasil kolaborasi yang erat antara perusahaan, pelanggan, dan para mitra usaha.
Perwakilan pelanggan yang dilayani di penghujung tahun 2025 pada komoditas general cargo oleh PTP Non Petikemas Cabang Tanjung Priok, yaitu PT Atho Tama, melalui Nanang Khosim, menyampaikan apresiasi atas konsistensi layanan yang diberikan PTP Non Petikemas.
“Kami mengapresiasi dukungan layanan PTP Nonpetikemas yang profesional dan responsif. Sinergi yang terjalin memberikan nilai tambah bagi kelancaran operasional kami,” ujar Nanang.
Selain sebagai bentuk penghargaan, tambah Toto, kegiatan apresiasi pelanggan ini juga menjadi ruang komunikasi terbuka antara PTP Non Petikemas dan pengguna jasa untuk menyerap masukan serta harapan pelanggan. Hal tersebut merupakan bagian dari upaya continuous improvement guna memastikan layanan kepelabuhanan nonpetikemas semakin adaptif terhadap kebutuhan industri logistik.
“Dengan semangat kolaborasi dan saling percaya, PTP Non Petikemas optimistis dapat terus memberikan layanan kepelabuhanan nonpetikemas yang profesional, andal, dan berkelanjutan, serta berkontribusi dalam mendukung kelancaran arus logistik dan pertumbuhan ekonomi nasional di tahun 2026,” pungkas Toto.(Red-MM)
